Kisah Pria Bugar Usia 23 Tahun Terkena Stroke Akibat Sering Begadang

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kisah Mengejutkan Pria 23 Tahun Terserang Stroke Meski Tubuhnya Bugar

Jakarta – Seorang pria muda asal Vietnam yang dikenal memiliki tubuh bugar tiba-tiba mengalami stroke di usia 23 tahun. Yang mencengangkan, pria ini sama sekali tidak memiliki riwayat penyakit serius sebelumnya.

Saat kondisinya memburuk, pria tersebut segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Layanan Internasional Stroke Can Tho di Vietnam dalam keadaan mengantuk dan mengalami kelumpuhan sebagian tubuh.

Diagnosis Medis yang Mengejutkan

Setelah menjalani pemeriksaan intensif, tim dokter memastikan bahwa pria muda ini mengalami stroke iskemik. Segera dilakukan tindakan medis darurat untuk menangani kondisinya.

Hasil pemeriksaan angiogram otak mengungkapkan adanya penyumbatan pada arteri serebral tengah, yang kemudian dipastikan sebagai penyebab utama terjadinya stroke pada pasien.

Pada tanggal 17 Juli 2025, Dr. To Van Tan, Wakil Kepala Departemen ICU dan Anestesiologi, bersama tim medis melakukan prosedur trombektomi mekanik secara darurat. Tindakan ini berhasil membersihkan sumbatan pada pembuluh darah dan mencegah kerusakan otak yang lebih parah.

Dr. Tan menegaskan bahwa pasien sama sekali tidak memiliki faktor risiko stroke yang umum ditemui, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, diabetes, kelainan pembuluh darah, maupun gangguan irama jantung.

Faktor Risiko Tersembunyi yang Berbahaya

Namun, dari keterangan yang diberikan keluarga, terungkap bahwa pria muda ini memiliki dua kebiasaan buruk yang selama ini dianggap remeh: merokok selama enam tahun terakhir dan sering begadang.

“Kebiasaan-kebiasaan ini memang tampak sepele, namun sebenarnya sangat berbahaya. Mereka secara diam-diam mempercepat penuaan pembuluh darah, memicu terbentuknya plak aterosklerosis, dan meningkatkan risiko stroke, bahkan pada usia yang sangat muda,” jelas sang dokter seperti dikutip dari VNExpress.

Data Riset Terbaru

Penelitian terbaru dari Journal of the American Heart Association (2024) mengungkap bahwa prevalensi stroke pada usia muda (18-45 tahun) meningkat sebesar 42% dalam dekade terakhir. Studi ini melibatkan 2,3 juta pasien stroke di 12 negara, termasuk Asia Tenggara.

Studi Kasus Serupa di Indonesia

Kasus serupa terjadi di Jakarta pada 2023, seorang mahasiswa usia 22 tahun mengalami stroke iskemik setelah begadang selama 72 jam berturut-turut untuk menyelesaikan skripsi. Meskipun tidak merokok, pola tidur yang terganggu berat menjadi faktor pemicu utama.

Infografis: Faktor Risiko Stroke pada Usia Muda

  • Pola tidur tidak teratur: 35%
  • Merokok: 28%
  • Konsumsi alkohol berlebihan: 22%
  • Stres kronis: 40%
  • Kurang aktivitas fisik: 31%

Kebiasaan sehari-hari yang tampak biasa bisa menjadi bom waktu bagi kesehatan pembuluh darah. Penting untuk memahami bahwa gaya hidup sehat bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama untuk mencegah penyakit serius di usia muda. Jangan anggap remeh kebiasaan begadang dan merokok, karena dampaknya bisa muncul tiba-tiba dan menghancurkan masa depan Anda dalam sekejap. Mulailah perubahan hari ini, karena investasi kesehatan terbaik adalah pencegahan yang dimulai dari sekarang.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan