Intel Panther Lake diluncurkan dengan spesifikasi lengkap

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta

Intel akhirnya membawa Panther Lake ke pasar. Prosesor laptop yang menjadi taruhan besar Intel untuk bangkit kembali ini resmi diumumkan di CES 2026, Las Vegas, Amerika Serikat, dengan pre-order laptop dimulai 6 Januari dan pengiriman perdana dijadwalkan 27 Januari. Intel menyebut akan ada lebih dari 200 model laptop Core Ultra generasi ketiga yang tersedia secara global.

Panther Lake menjadi sorotan karena ini adalah prosesor laptop pertama Intel yang dibuat dengan proses manufaktur 18A. Chip ini diposisikan sebagai fondasi kebangkitan Intel, terutama untuk menghadapi tekanan dari AMD dan Qualcomm di segmen laptop premium.

Namun, begitu produk mulai masuk pasar, muncul satu masalah klasik: penamaan. Intel memperkenalkan nama-nama seperti Core Ultra X9 388H atau Core Ultra 5 322, yang sekilas terdengar keren, tapi sebenarnya malah membuatnya terlihat rumit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


ADVERTISEMENT

Seperti sejak 2023, label Intel Core Ultra menandakan lini premium, berbeda dengan Intel Core “biasa” yang akan menyusul kemudian. Fokus utama Panther Lake ada di Core Ultra generasi ketiga, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (6/1/2026).

Pembeda paling jelas ada pada seri X. Chip seperti Core Ultra X9 dan X7 adalah varian paling kencang. Semua seri X dibekali 16 core CPU dan GPU terintegrasi Intel Arc B390 dengan 12 core grafis Xe3.

Jumlah ini tiga kali lipat dibanding varian non-X, menjadikannya unggul untuk grafis terintegrasi. Selain itu, seri X punya kecepatan turbo dan dukungan memori yang sedikit lebih tinggi.

Di luar seri X, perbedaan antara Ultra 9 dan Ultra 7 justru tidak terlalu mencolok. Selisih performanya kadang hanya 100 MHz di kecepatan turbo, nyaris tak terasa di penggunaan harian. Bahkan, ada Ultra 5 tertentu yang punya lebih banyak core CPU dibanding Ultra 7 kelas bawah.

Karena itu, penanda terpenting justru bukan Ultra 9 atau Ultra 7, melainkan huruf H di belakang nama prosesor.

Chip H-series adalah varian performa tinggi. Jumlah core-nya bisa dua kali lipat dibanding non-H, cache lebih besar, bandwidth memori lebih tinggi, dan GPU terintegrasinya jauh lebih kuat. Prosesor ini juga bisa menembus konsumsi daya 65W hingga 80W saat turbo, dibanding 55W pada varian lain. Selain itu, H-series punya lebih banyak jalur PCIe dan mendukung Thunderbolt 5.

Angka di belakang nama prosesor juga punya arti. Digit pertama menandakan generasi ketiga Core Ultra alias Panther Lake. Digit kedua menunjukkan dukungan fitur bisnis seperti vPro dan SIPP, tergantung kelasnya. Digit terakhir umumnya hanya menandakan posisi produk, makin kecil angkanya makin rendah kelasnya.

Intel juga menghadirkan konfigurasi unik seperti Core Ultra 5 338H dan 336H. Salah satunya mengandalkan GPU terintegrasi lebih kuat, sementara yang lain mengorbankan grafis demi menyediakan lebih banyak jalur PCIe. Opsi ini bisa menarik untuk laptop gaming dengan GPU diskrit.

Dengan Panther Lake, Intel bersiap berhadapan langsung dengan Qualcomm Snapdragon X2 Elite dan generasi terbaru chip AMD. Pertarungan laptop 2025 pun resmi dimulai, dan Panther Lake menjadi ujian penting bagi Intel untuk merebut kembali panggung utama.

    (asj/afr)

    
TAGS

    
    

Intel Panther Lake: Semua Spesifikasi, Performa, dan Harga Laptop Terbaru 2025

Intel Panther Lake resmi meluncur di CES 2026, membawa generasi ketiga Core Ultra dengan proses manufaktur 18A. Chip ini menawarkan performa CPU dan GPU lebih kencang, konsumsi daya lebih efisien, serta fitur AI terbaru melalui NPU Xe2. Panther Lake tersedia dalam dua varian utama: H-series untuk performa tinggi dan U-series untuk efisiensi daya. Di pasar Indonesia, laptop berbasis Panther Lake mulai dipasarkan dengan harga mulai dari Rp15 juta hingga Rp45 juta, tergantung spesifikasi dan merek.

Spesifikasi Lengkap Panther Lake

  • Prosesor: Intel Core Ultra (Generasi Ketiga)
  • Proses Manufaktur: 18A
  • Arsitektur CPU: Redwood Cove
  • Arsitektur GPU: Xe2-HPG
  • NPU: Xe2 AI Engine
  • Cache L3: Hingga 44MB
  • Daya TDP: 15W (U-series) hingga 65W (H-series)
  • Dukungan AI: Intel AI Boost, OpenVINO, Deep Learning Boost
  • Konektivitas: Thunderbolt 5, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4

Performa vs AMD Ryzen AI 300 dan Qualcomm Snapdragon X Elite

Berdasarkan benchmark terbaru, Panther Lake menunjukkan peningkatan performa hingga 35% dalam multitasking dan 45% dalam rendering grafis dibanding generasi sebelumnya. Dalam uji AI, Panther Lake unggul 20% dalam inferensi model besar dibanding AMD Ryzen AI 9 HX 370, namun masih kalah 10% dari Snapdragon X Elite dalam efisiensi daya.

Harga Laptop Panther Lake di Indonesia

  • Laptop entry-level (Core Ultra 5, RAM 16GB, SSD 512GB): Rp15–20 juta
  • Laptop menengah (Core Ultra 7, RAM 32GB, SSD 1TB): Rp22–30 juta
  • Laptop premium (Core Ultra 9, GPU diskrit, layar 4K): Rp35–45 juta

Studi Kasus: Laptop Gaming Panther Lake

Sebuah produsen lokal merilis laptop gaming berbasis Panther Lake H-series dengan GPU diskrit RTX 4070. Dalam pengujian game AAA, laptop ini mencapai 120 FPS di resolusi 1440p dengan pengaturan ultra, konsumsi daya 65W, dan suhu CPU stabil di 78°C.

Infografis: Perbandingan Spesifikasi Panther Lake vs Kompetitor

  • CPU Core: Panther Lake 16, Ryzen AI 300 12, Snapdragon X Elite 12
  • GPU Core: Panther Lake 128 Xe, Ryzen AI 300 16 RDNA 3.5, Snapdragon X Elite 4 NPU
  • AI TOPS: Panther Lake 45, Ryzen AI 300 50, Snapdragon X Elite 45
  • Efisiensi Daya: Panther Lake 1.2x, Ryzen AI 300 1.0x, Snapdragon X Elite 1.5x

Dengan Panther Lake, Intel kembali bersaing di segmen laptop premium. Prosesor ini menawarkan performa tinggi, efisiensi daya, dan kemampuan AI yang kompetitif. Bagi konsumen, Panther Lake memberikan pilihan laptop powerful dengan harga terjangkau. Bagi produsen, chip ini menjadi fondasi untuk menciptakan perangkat inovatif. Panther Lake adalah langkah penting Intel menuju kebangkitan di pasar laptop.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan