Operasi Lilin 2025 Berhasil, Jalan Tol dan Arteri Terkendali

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menggelar rapat evaluasi terkait pelaksanaan Operasi Lilin 2025 bersama sejumlah instansi terkait seperti Jasa Marga, Jasa Raharja, dan Kementerian Perhubungan. Dalam pertemuan tersebut, Irjen Agus menyampaikan bahwa operasi ini berjalan dengan lancar berkat koordinasi dan kerja sama yang solid antarlembaga.

“Kami kembali melakukan kolaborasi dan evaluasi terhadap rangkaian Operasi Lilin yang mencakup masa Natal dan Tahun Baru. Dari sisi Kamseltibcarlantas, secara umum situasi lalu lintas berjalan lancar,” ujar Irjen Agus seusai menghadiri konferensi pers di Jasa Marga Tollroad Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (4/1/2026).

Dia menjelaskan bahwa arus lalu lintas di berbagai ruas jalan tol maupun jalan arteri dapat dikendalikan dengan baik. Menurutnya, penerapan rekayasa lalu lintas menjadi strategi yang efektif dalam mengurai kepadatan selama periode mudik dan balik.

“Lalu lintas di jalan tol terkendali, begitu juga di jalan arteri. Jalan menuju destinasi wisata juga tidak mengalami hambatan berarti. Skenario manajemen lalu lintas yang telah direncanakan sebelumnya berhasil dilaksanakan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Agus juga menyampaikan capaian positif dalam aspek keselamatan jalan. Jumlah kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin 2025 mengalami penurunan sebesar 7 persen dibandingkan periode sebelumnya. Lebih lanjut, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun signifikan, mencapai 27,12 persen.

“Jumlah kejadian kecelakaan turun 7 persen, dan angka korban meninggal turun hingga 27,12 persen. Ini menunjukkan bahwa kondisi lalu lintas di jalan tol, jalan arteri, penyeberangan, tempat ibadah, area perayaan tahun baru, serta destinasi wisata relatif aman dan terkendali,” paparnya.

Dari data evaluasi terbaru, total volume kendaraan yang melintasi ruas tol Trans-Jawa selama periode puncak mudik mencapai 1,8 juta unit, naik 5,6 persen dari tahun sebelumnya. Namun, rata-rata kecepatan kendaraan meningkat 12 persen berkat penerapan sistem one way dan contraflow yang optimal. Studi kasus di Gerbang Tol Cikampek Utama menunjukkan penurunan waktu tempuh hingga 40 persen selama penerapan one way arah timur.

Infografis yang dirilis oleh Jasa Marga menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna jalan tol selama Natal dan Tahun Baru 2025 mencapai 87,4 persen, naik dari 82,1 persen pada periode yang sama tahun lalu. Faktor utama yang mendukung peningkatan ini adalah ketersediaan informasi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi mobile dan media sosial.

Operasi Lilin 2025 juga mencatat peningkatan partisipasi masyarakat dalam program keselamatan jalan. Sebanyak 1,2 juta pengemudi mengikuti kampanye “Ayo Jaga Keselamatan, Jangan Ngebut” yang diluncurkan bersamaan dengan operasi ini. Data internal Jasa Raharja menunjukkan penurunan klaim kecelakaan sebesar 18,5 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kerja sama lintas sektor ini membuktikan bahwa pendekatan kolaboratif mampu menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan efisien. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, manajemen lalu lintas yang terencana, serta partisipasi aktif masyarakat, arus mudik dan balik dapat berjalan dengan lancar tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Untuk periode mendatang, pihak terkait berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem manajemen lalu lintas dengan memperluas penerapan teknologi smart traffic management dan meningkatkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat luas. Kolaborasi yang solid antara instansi pemerintah, BUMN, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan