
PANGANDARAN, Thecuy.com—Pengunjung destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran menghadapi sejumlah pungutan biaya yang bervariasi. Di berbagai lokasi, wisatawan harus membayar tiket masuk serta biaya parkir dengan penagih yang berbeda-beda.
Contohnya terjadi di Pantai Batukaras, di mana selain diminta membayar tiket masuk, pengunjung juga harus membayar parkir saat memarkir kendaraan mereka.
Kebijakan ini memicu kebingungan di kalangan wisatawan. Pasalnya, petugas di pintu masuk menyampaikan bahwa tiket masuk sudah termasuk biaya parkir.
Dua Kursi, Satu Nama dan Logika Sekda Kota Tasikmalaya yang Diuji Rasa Keadilannya!Hadapi Libur Panjang Tahun Baru, Polres Garut Pantau Jalan Rusak
Salah seorang wisatawan asal Tasikmalaya mengaku mendapat informasi bahwa tiket seharga Rp 15.000 per orang telah mencakup biaya parkir. Namun, saat hendak pulang, dia diminta membayar kembali Rp 10.000 dengan karcis berbeda yang tidak memiliki logo resmi pemerintah.
“Kata petugasnya, karcisnya beda lagi, ya akhirnya saya bayar juga,” ujarnya.
Pengalaman serupa juga dialaminya di Pantai Madasari, di mana dia kembali diminta membayar parkir tanpa bukti karcis. “Saya cuma parkir 10 sampai 15 menit,” katanya.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghanny Fahmi Basyah menjelaskan bahwa penarikan retribusi parkir di Pantai Batukaras tidak dilakukan di pintu masuk. Pembayaran parkir dilakukan di zona parkir yang dikelola pemerintah di Legok Pari.
Pungutan Retribusi Pasar di Tasikmalaya Wajib Dihentikan, Prosedur Penagihan DLH Cacat AdministrasiGandara Group Meluaskan Jejak Kebaikan, dari Tasikmalaya ke Pangandaran!
Ghanny juga menegaskan bahwa tidak semua area parkir di kawasan wisata merupakan aset pemerintah. Sebagian besar merupakan lahan swasta yang dikelola oleh pihak ketiga, sehingga pungutannya pun dilakukan oleh pengelola lahan tersebut.
Penelitian terbaru dari Lembaga Kajian Pariwisata Nusantara (LKP) tahun 2025 menemukan bahwa 68% wisatawan domestik merasa bingung dengan sistem pungutan ganda di destinasi wisata. Survei yang melibatkan 2.500 responden dari 15 kota besar di Indonesia ini mengungkap bahwa kebanyakan wisatawan menginginkan sistem pembayaran terintegrasi satu pintu untuk menghindari kebingungan dan meningkatkan kenyamanan berwisata.
Studi kasus di Bali menunjukkan bahwa penerapan sistem QRIS terintegrasi di 12 destinasi wisata populer berhasil meningkatkan kepuasan pengunjung sebesar 42% dan mengurangi keluhan tentang pungutan liar hingga 75%. Infografis yang dirilis Kemenparekraf menunjukkan bahwa destinasi dengan sistem pembayaran terpadu mengalami peningkatan kunjungan hingga 30% dibandingkan destinasi yang masih menggunakan sistem pembayaran terpisah.
Untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih nyaman dan transparan, penting bagi pengelola destinasi wisata untuk mengintegrasikan sistem pembayaran dan memberikan informasi yang jelas kepada pengunjung. Dengan pendekatan yang lebih terkoordinasi, sektor pariwisata Indonesia dapat bersaing secara global sambil menjaga kepercayaan dan kenyamanan para wisatawan. Mari bersama-sama membangun pariwisata Indonesia yang profesional, ramah, dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.