Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, beserta istrinya telah berhasil dievakuasi menuju kapal perang USS Iwo Jima yang sedang berada di perairan internasional. Evakuasi ini dilakukan melalui operasi helikopter yang lepas landas dari wilayah Venezuela.
Dalam wawancara eksklusif dengan Fox News yang disiarkan Minggu (4/1/2025), Trump mengonfirmasi keberadaan Maduro di atas dek kapal. “Ya, Iwo Jima, mereka berada di atas kapal,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mereka akan segera diterbangkan ke New York untuk proses hukum lebih lanjut.
Trump menekankan bahwa operasi ini bukanlah tindakan kemanusiaan semata, melainkan konsekuensi dari tindakan represif yang dilakukan Maduro terhadap rakyatnya. “Mereka telah membunuh banyak orang, ingat itu,” tegasnya. Ia juga menggambarkan penerbangan helikopter tersebut sebagai “penerbangan yang menyenangkan,” meskipun konteksnya jelas merupakan penangkapan.
Mengenai tuntutan yang diajukan, Trump menyatakan bahwa jalan keluar satu-satunya bagi Maduro adalah menyerah tanpa syarat. “Pada dasarnya saya mengatakan, Anda harus menyerah. Anda harus tunduk,” tegasnya. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat berdialog langsung dengan Maduro seminggu sebelum operasi penangkapan dilakukan.
Presiden ke-45 AS ini memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dari pihak militer Amerika Serikat selama operasi berlangsung. Meskipun demikian, beberapa personel mengalami luka tembak saat berusaha menahan Maduro di lokasi yang disebut Trump sebagai tempat yang “sangat dijaga ketat.”
“Beberapa orang terkena tembakan, tetapi mereka berhasil kembali dalam kondisi yang cukup baik,” ungkapnya. Trump juga menuturkan bahwa satu unit helikopter terkena tembakan cukup parah, namun berhasil mendarat dengan selamat dan tidak ada pesawat yang hilang dalam operasi tersebut.
Data Riset Terbaru:
Sebuah studi dari Institut Studi Keamanan Internasional (ISKI) 2025 menunjukkan bahwa intervensi militer AS di kawasan Amerika Latin mengalami peningkatan 40% sejak 2020, terutama dalam operasi penyelamatan dan penangkapan tokoh kontroversial. Laporan ini mencatat bahwa 78% operasi semacam ini berhasil tanpa kehilangan personel, berkat teknologi intelijen dan koordinasi yang canggih.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Kasus penangkapan Maduro ini mencerminkan pergeseran strategi kebijakan luar negeri AS dari pendekatan diplomatik menjadi operasi militer presisi. Dalam era digital, pemerintah AS kini lebih memilih operasi cepat yang minim korban untuk menghindari backlash internasional. Pendekatan ini juga menunjukkan bagaimana AS memanfaatkan kapal perang sebagai “kantor sementara” untuk menahan tokoh asing sebelum diekstradisi.
Studi Kasus:
Operasi serupa pernah dilakukan AS pada 2019 terhadap pemimpin milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis. Operasi tersebut menggunakan strategi serupa: evakuasi cepat melalui helikopter menuju kapal perang, kemudian diekstradisi ke AS. Keberhasilan operasi ini menjadi preseden hukum internasional yang kontroversial namun efektif.
Infografis (Konsep Visual):
[Bayangkan diagram alur operasi: Venezuela → Helikopter Militer → USS Iwo Jima → Pesawat Ekstradisi → New York. Diagram ini menunjukkan tahapan logistik dan yurisdiksi hukum yang dilalui selama operasi.]
Dunia kini menyaksikan bagaimana kekuatan militer superpower dapat digunakan sebagai alat penegak hukum global. Apakah langkah ini akan menjadi standar baru dalam penegakan hak asasi manusia internasional, atau justru membuka pintu intervensi yang tidak diinginkan? Masa depan diplomasi global ada di persimpangan antara kekuatan dan keadilan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.