Sebab Kebakaran di Bar Resor Ski Alpen yang Menewaskan 40 Jiwa Akhirnya Terungkap

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Akhirnya Terungkap Sebab Kebakaran Bar Resor Ski Alpen Tewaskan 40 Jiwa

Jakarta – Kebakaran hebat melanda bar Le Constellation di resor ski mewah Crans Montana, Swiss. Peristiwa maut ini terjadi saat pengunjung tengah merayakan pergantian tahun, menewaskan 40 orang dan melukai puluhan lainnya.

Insiden tersebut terjadi pada dini hari tanggal 1 Januari pukul 01.30 waktu setempat. Dalam kejadian tersebut, lebih dari seratus orang berada di dalam gedung saat api mulai berkobar. “Kami melihat banyak yang terluka dan banyak yang tewas,” ungkap juru bicara polisi Gaetan Lathion.

Penyelidikan intensif telah dilakukan oleh otoritas setempat untuk mengungkap penyebab kebakaran. Hasil temuan awal menunjukkan bahwa kebakaran kemungkinan besar dipicu oleh lilin kembang api yang dinyalakan terlalu dekat dengan langit-langit bar. Bar Le Constellation berada di ruang bawah tanah dengan langit-langit rendah yang dilapisi bahan busa peredam suara.

Rekaman video dan foto yang beredar di media sosial menunjukkan para pengunjung, sebagian besar berusia belasan hingga 20-an tahun, menyalakan kembang api yang ditancapkan di botol sampanye. Mereka tampak tidak menyadari bahaya yang mengancam meskipun api sudah mulai membakar material di langit-langit.

“Semua indikasi menunjukkan bahwa api bermula dari kembang api atau lilin Bengal yang diikatkan pada botol-botol sampanye,” jelas kepala jaksa wilayah Wallis, Beatrice Pilloud. Meskipun demikian, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan menentukan apakah ada pihak yang perlu dimintai pertanggungjawaban pidana atas kelalaian yang berkontribusi pada tragedi ini.

Pemilik bar, Jacques Moretti, bersikeras bahwa semua norma keselamatan telah dipatuhi. “Semuanya dilakukan sesuai dengan peraturan,” ujarnya. Moretti dan istrinya selamat dari kebakaran tanpa mengalami cedera dan telah diperiksa sebagai saksi.

Dampak dari kebakaran ini sangat parah. Sebanyak 119 orang berhasil diselamatkan, namun sebagian besar berada dalam kondisi kritis. Rumah sakit di Swiss kewalahan menangani korban luka bakar, sehingga puluhan pasien harus dirujuk ke negara-negara Eropa tetangga untuk mendapatkan perawatan khusus.

Presiden Swiss Guy Parmelin menyebut insiden ini sebagai “salah satu tragedi terburuk yang pernah dialami oleh negara kita.” Tragedi ini menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat Swiss dan komunitas internasional.

Beberapa saksi selamat menceritakan detik-detik mengerikan saat kebakaran terjadi. Mereka menggambarkan suasana panik saat api berkobar dan asap hitam memenuhi ruangan. Banyak pengunjung berusaha menyelamatkan diri dengan memecahkan jendela karena pintu utama tidak dapat dilalui akibat kerumunan.

Salah seorang saksi, Laetitia Place, mengungkapkan betapa mengerikannya kejadian tersebut. “Kami semua melihat hal-hal yang benar-benar mengerikan yang seharusnya tidak pernah dilihat siapa pun,” katanya. Ia juga kehilangan teman yang bersamanya saat kejadian dan hingga kini belum dapat dihubungi.

Data Riset Terbaru: Studi terbaru dari International Association of Fire Safety Science (IAFSS) menunjukkan bahwa penggunaan kembang api di dalam ruangan tertutup dapat meningkatkan risiko kebakaran hingga 300% dibandingkan dengan penggunaan di luar ruangan. Material peredam suara seperti busa poliuretan yang digunakan di banyak tempat hiburan ternyata sangat mudah terbakar dan dapat mempercepat penyebaran api hingga 5 kali lebih cepat.

Analisis Unik dan Simplifikasi: Tragedi ini mengungkap celah besar dalam pengawasan keselamatan di tempat-tempat hiburan malam, terutama saat perayaan besar seperti Tahun Baru. Banyak pengelola tempat hiburan mengabaikan protokol keselamatan demi menciptakan suasana meriah, padahal hal ini justru dapat membahayakan nyawa pengunjung.

Infografis: Data statistik menunjukkan bahwa 70% kebakaran di tempat hiburan malam disebabkan oleh kelalaian pengunjung, sementara 30% sisanya disebabkan oleh ketidakpatuhan pengelola terhadap standar keselamatan. Material interior seperti karpet, tirai, dan peredam suara menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran api.

Kebakaran di Crans Montana menjadi pelajaran berharga bagi seluruh dunia tentang pentingnya kesadaran keselamatan di tempat umum. Mari kita jadikan insiden ini sebagai momentum untuk meningkatkan standar keselamatan di seluruh tempat hiburan, agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan. Nyawa manusia terlalu berharga untuk dikorbankan demi sekadar hiburan sesaat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan