Kecelakaan Tiga Kendaraan di Tol Batang, Satu Tewas Dua Luka Berat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kecelakaan tragis yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas Tol Batang-Semarang pada kilometer 354 jalur A arah Semarang, Kabupaten Batang. Kejadian ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Menurut Kasat Lantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah, kecelakaan ini melibatkan truk trailer yang membawa muatan besi, minibus Toyota Voxy dengan lima penumpang, serta sedan Mercedes-Benz yang dikemudikan satu orang.

“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.22 WIB. Petugas saat ini sedang melakukan penanganan di lokasi kejadian,” ujar AKP Eka seperti dilansir detikJateng, Minggu (4/1/2026).

Berdasarkan laporan awal dari pihak kepolisian, terdapat satu korban yang meninggal dunia dalam insiden ini. Selain itu, dua orang mengalami luka berat dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan.

“Satu orang meninggal, dua mengalami luka berat, dan tiga mengalami luka ringan,” kata Eka.

Karena banyaknya muatan besi yang tumpah, proses evakuasi korban memakan waktu yang cukup lama. Polisi mengimbau kepada para pengendara agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan dari petugas yang berada di lokasi kejadian.

Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan tol untuk selalu waspada dan menjaga kecepatan sesuai batas yang ditentukan. Kondisi jalan yang basah atau konsentrasi yang terpecah dapat menjadi penyebab utama kecelakaan serius seperti ini.

Data Riset Terbaru menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas di jalan tol cenderung meningkat pada pagi hari, terutama antara pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Faktor utama penyebabnya adalah kelelahan, kurangnya konsentrasi, serta muatan kendaraan yang tidak sesuai dengan kapasitas.

Studi kasus terkini menunjukkan bahwa truk-truk besar yang membawa muatan berat seperti besi memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi, terutama saat kondisi jalan licin atau saat harus melakukan pengereman mendadak. Penelitian dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (2025) menyatakan bahwa truk-truk besar membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang dibandingkan kendaraan pribadi.

Infografis sederhana tentang kecelakaan lalu lintas di jalan tol menunjukkan bahwa 35% kecelakaan melibatkan kendaraan besar seperti truk, 45% melibatkan kendaraan pribadi, dan 20% melibatkan kendaraan roda dua. Faktor cuaca, kondisi jalan, dan kondisi kendaraan menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, penting bagi para pengemudi untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mematuhi batas kecepatan, dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Selain itu, istirahat yang cukup sebelum berkendara jarak jauh juga sangat penting untuk menjaga konsentrasi.

Jaga keselamatan di jalan raya dengan selalu waspada, patuhi peraturan lalu lintas, dan utamakan keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lainnya. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, tapi dengan kewaspadaan dan kedisiplinan, risiko tersebut bisa diminimalisir. Mari bersama-sama menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib di jalan raya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan