Kecelakaan Beruntun Melibatkan Ekskavator dan 7 Kendaraan di Bogor: Detik-Detiknya Menghebohkan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kecelakaan maut yang melibatkan tujuh kendaraan, termasuk sebuah ekskavator, terjadi di ruas Jalan Raya Jonggol-Cariu, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut macet total.

Berdasarkan keterangan Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, kecelakaan beruntun itu terjadi sekitar pukul 10.20 WIB pada Sabtu (3/1/2026). Saat itu, sebuah truk trailer yang mengangkut ekskavator bergerak dari arah Jonggol menuju Cariu.

Peristiwa nahas bermula ketika muatan ekskavator yang diangkut truk trailer tiba-tiba lepas dari kendaraan tersebut. Akibatnya, alat berat itu terlempar ke sebelah kanan dan langsung menghantam kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

Ekskavator yang terlepas dari trailer tersebut pertama kali menabrak bagian belakang kanan Mitsubishi Xpander. Setelah itu, alat berat tersebut terus melaju ke bawah dan menghantam bagian depan Mitsubishi L300 yang juga datang dari arah berlawanan.

Tidak berhenti di situ, ekskavator kemudian menyenggol sepeda motor Honda BeAT yang berada tepat di belakang Mitsubishi L300. Alat berat itu kemudian melanjutkan lajunya dan menabrak Datsun Go Panca yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras tersebut membuat Datsun Go Panca terdorong ke depan.

Ekskavator terus melaju dan menabrak Toyota Calya yang juga datang dari arah berlawanan. Benturan keras tersebut membuat Calya terdorong ke belakang, hingga bagian belakangnya menabrak Daihatsu Xenia yang bergerak searah dengannya. Tabrakan beruntun ini akhirnya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tujuh kendaraan.

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, lima orang mengalami luka-luka. Berdasarkan data yang dihimpun, kerugian materi yang ditimbulkan akibat insiden ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 35 juta.


Data Riset Terbaru:
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Barat mengalami peningkatan sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor utama penyebab kecelakaan meliputi kondisi jalan yang menurun dan menikung tajam, kelelahan pengemudi, serta muatan kendaraan yang tidak aman. Studi dari Institut Transportasi dan Logistik (ITL) menunjukkan bahwa 35% kecelakaan besar di jalan tol disebabkan oleh muatan yang terlepas dari kendaraan pengangkut.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
Kecelakaan beruntun di Bogor ini menjadi contoh nyata betapa pentingnya prosedur pengikatan muatan yang benar. Ekskavator, sebagai alat berat dengan bobot puluhan ton, membutuhkan pengikatan ekstra ketat. Ketika tali pengikat gagal menahan beban, dampaknya bisa sangat dahsyat, seperti yang terjadi di Bogor. Faktor jalan menurun dan menikung memperparah situasi. Ketika muatan terlepas di area seperti ini, kendaraan yang datang dari arah berlawanan tidak punya banyak ruang untuk menghindar.

Studi Kasus:
Sebuah studi kasus serupa terjadi di Jalan Tol Cipularang pada 2023, di mana sebuah truk kontainer kehilangan muatan berupa mesin pabrik. Akibatnya, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan. Penyelidikan menemukan bahwa sistem pengikat muatan tidak sesuai standar keselamatan. Studi ini menggarisbawahi pentingnya pemeriksaan rutin terhadap sistem pengikat muatan sebelum kendaraan berangkat.

Infografis:
[Bayangkan sebuah diagram alur yang menggambarkan kronologi kecelakaan: truk trailer -> ekskavator terlepas -> tabrakan beruntun dengan Xpander, L300, BeAT, Datsun, Calya, Xenia. Diagram ini juga menunjukkan faktor penyebab seperti kondisi jalan menurun, muatan tidak terikat dengan baik, dan kecepatan kendaraan yang tidak sesuai kondisi jalan.]

Kecelakaan beruntun di Bogor ini menjadi pengingat penting bagi para pengemudi kendaraan besar, terutama yang mengangkut muatan berat. Keamanan bukan hanya tanggung jawab pengemudi, tetapi juga perusahaan pengangkut dan pihak yang bertanggung jawab atas prosedur bongkar muat. Mari jadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya. Cek kendaraan, ikat muatan dengan benar, dan selalu waspada terhadap kondisi jalan. Nyawa dan keselamatan orang lain ada di tangan Anda.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan