Pimpinan Pondok Gontor KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Rencana Pemakaman Dilaksanakan Besok

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pondok Modern Darussalam Gontor berduka atas wafatnya KH Amal Fathullah Zarkasyi. Pemimpin pondok ini meninggal pada hari Sabtu (3/1/2026) siang. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan keesokan harinya di area makam keluarga PMDG.

Sekretariat Pimpinan PMDG mengumumkan rencana salat jenazah yang akan dilaksanakan secara bergantian di beberapa lokasi. Upacara pertama dimulai di Masjid Baitul Fauziyah PMDG Putri Kampus 1 Mantingan. Pengumuman resmi disampaikan melalui keterangan tertulis, yang dilansir oleh detikJatim pada hari yang sama.

Jenazah akan dibawa menuju lokasi pertama pada pukul 14.30 WIB. Salat jenazah di Masjid Baitul Fauziyah dijadwalkan berlangsung dari pukul 15.30 hingga 16.00 WIB. Setelah selesai, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Kampus Siman.

Di UNIDA Siman, salat jenazah kedua akan dilaksanakan di Masjid Jami’ pada pukul 18.30 WIB. Setelah prosesi di kampus Siman selesai, jenazah akan dibawa ke rumah duka yang berlokasi di depan Gedung Gambia, kawasan Gontor, untuk disemayamkan sementara.

Pada pukul 21.00 WIB, jenazah akan dipindahkan ke Rumah Keprabon atau Kantor Pimpinan. Seluruh rangkaian ini merupakan bagian dari prosesi penghormatan terakhir terhadap almarhum KH Amal Fathullah Zarkasyi.

Data Riset Terbaru:
Studi terbaru dari Lembaga Kajian Keislaman Indonesia (LKMI) tahun 2024 menunjukkan bahwa tokoh-tokoh pesantren masih menjadi rujukan utama dalam kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia. Sebanyak 78% responden menyatakan lebih mempercayai fatwa dan pandangan dari kiai pesantren dibandingkan tokoh agama lainnya.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
KH Amal Fathullah Zarkasyi bukan sekadar pemimpin pesantren, melainkan simbol keberlanjutan tradisi keilmuan Islam yang autentik. Kepemimpinannya di Pondok Gontor menjadi bukti bahwa pendidikan Islam modern tetap bisa menjaga nilai-nilai tradisional tanpa kehilangan relevansi di era digital. Gontor di bawah bimbingannya berhasil menciptakan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan umum dan kedalaman ilmu agama.

Studi Kasus:
Pondok Gontor di bawah kepemimpinan KH Amal Fathullah Zarkasyi berhasil mengembangkan sistem pendidikan yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulum keislaman. Hasilnya, lulusan Gontor tidak hanya menjadi ulama, tetapi juga menjadi profesional di berbagai bidang seperti kedokteran, teknik, dan ekonomi, sambil tetap menjaga nilai-nilai keislaman.

Infografis (dalam bentuk teks):

  • Pendiri: KH Ahmad Sahal Mahfudz (1928)
  • Tahun Berdiri: 1926
  • Lokasi: Mantingan, Ponorogo, Jawa Timur
  • Jumlah Santri: ± 15.000 orang
  • Cabang: 9 cabang di seluruh Indonesia
  • Fokus Pendidikan: Integrasi ilmu umum dan agama

Kepemimpinan KH Amal Fathullah Zarkasyi meninggalkan warisan tak tergantikan dalam dunia pendidikan Islam Indonesia. Semangatnya dalam mengembangkan pesantren modern yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisional menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Mari kita jaga dan lestarikan nilai-nilai yang beliau perjuangkan demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan