Komunikasi Terakhir Pendaki Hilang di Gunung Slamet Sebelum Menghilang dari Keluarga

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Slamet. Sebelum kehilangan kontak, Syafiq sempat mengabari keluarganya.

Naufal Hisyam (24), kakak Syafiq, menjelaskan bahwa adiknya berangkat mendaki bersama temannya, Himawan Choidar Bahran. Keduanya telah berteman sejak SMPN 5 Kota Magelang dan masih satu sekolah di SMAN 5 Kota Magelang. Awalnya, Syafiq menyampaikan akan mendaki Gunung Sumbing. Namun, tiba-tiba ia mengirim foto dari basecamp Gunung Slamet.

“Waktu itu (tanggal 27 Desember) bilangnya mau pergi ke Gunung Sumbing, awalnya. Terus, ternyata tiba-tiba di Slamet, ngefotoin (kirim foto ke orangtua) ada di basecamp Slamet itu,” kata Naufal saat ditemui di rumahnya di Perum Depkes Blok D2/16, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jumat (2/1/2026).

Ibu Syafiq sempat kaget mengetahui anaknya berada di Gunung Slamet. Ia lalu menanyakan rencana pendakian. Syafiq menjawab akan mulai mendaki pukul 11 malam (23.00 WIB) dan suasana basecamp saat itu ramai karena banyak pendaki lain.

Syafiq, yang akrab disapa Ali, merupakan putra ketiga pasangan Dhani Rusman dan Utari Januari, PNS Pemkot Magelang. Ia saat ini duduk di kelas 12 jurusan IPS di SMAN 5 Kota Magelang. Pendakian tersebut direncanakan sehari penuh atau tektok.

Ia juga menyampaikan akan pulang pada hari Minggu sore. Berangkat pada hari Sabtu tanggal 27, seharusnya ia kembali pada tanggal 28. Namun, hingga hari Minggu, keluarga belum menerima kabar darinya.

Keluarga telah mencoba menghubungi Syafiq melalui pesan WhatsApp, tetapi belum ada respon. Saat ini, petugas gabungan masih terus berupaya mencari Syafiq.

Simak selengkapnya di sini

Dalam perkembangan terkini, tim penyelamat gabungan terus memperluas area pencarian dengan bantuan drone dan anjing pelacak. Cuaca buruk sempat menghambat operasi, namun tim tetap berkomitmen untuk menemukan Syafiq secepat mungkin. Keluarga terus memberikan dukungan moril dan berharap Syafiq segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Sementara itu, pihak sekolah dan teman-teman Syafiq turut mendoakan keselamatannya. Mereka berharap agar Syafiq segera kembali ke pelukan keluarga dalam keadaan sehat dan selamat. Kepala Dusun setempat juga mengimbau agar para pendaki selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum memulai pendakian.

Kami terus memantau perkembangan terbaru dan akan mengabarkan segera jika ada kabar baik. Mari doakan bersama agar Syafiq segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan