Kekayaan Elon Musk mencatatkan rekor baru pada akhir 2025, yang nilainya setara dengan perekonomian sebuah negara. Menurut Forbes, pada 3 Januari 2025, total kekayaan bersih Musk mencapai US$ 726,3 miliar atau sekitar Rp 12.147,36 triliun. Meskipun terkoreksi sebesar US$ 3,3 miliar (Rp 55,19 triliun) dari hari sebelumnya karena saham Tesla turun 1% menjadi US$ 449,72 per lembar, nilai tersebut tetap menempatkannya di peringkat tertinggi dunia.
Dengan angka tersebut, kekayaan Musk menempati posisi ekonomi terbesar ke-23 di dunia, melampaui produk domestik bruto (PDB) Belgia yang berada di angka US$ 716 miliar atau Rp 11.951,1 triliun. Ia juga berada di atas negara-negara seperti Irlandia, Argentina, dan Swedia menurut data Dana Moneter Internasional (IMF).
Jika dibandingkan dengan nilai pasar perusahaan besar, kekayaan Musk melebihi Oracle milik Larry Ellison senilai US$ 560 miliar atau Rp 9.366 triliun, serta raksasa perawatan kesehatan Johnson & Johnson dan LVMH milik Bernard Arnault. Bahkan, jika dihitung dengan aset kripto, kekayaan Musk hampir setara dengan total nilai pasar kripto global tahun 2018 yang mencapai US$ 773 miliar atau sekitar Rp 12.928,42 triliun. Nilai tersebut juga lebih dari dua kali lipat kapitalisasi pasar Ethereum pada 2025 yang sebesar US$ 358 miliar atau Rp 5.987,55 triliun menurut CoinGecko.
Forbes mencatat, Musk telah menduduki posisi orang terkaya dunia sejak Mei 2024, menggeser CEO LVMH Bernard Arnault yang sempat memegang posisi teratas selama sekitar empat bulan sebelumnya. Per 31 Desember 2025, daftar orang terkaya dunia diisi oleh pendiri Google Larry Page dengan kekayaan bersih US$ 256,9 miliar atau Rp 4.296,65 triliun, diikuti Chairman Oracle Larry Ellison dengan kekayaan US$ 245 miliar atau Rp 4.097,62 triliun. Posisi berikutnya ditempati oleh pendiri Amazon Jeff Bezos dengan kekayaan US$ 242,2 miliar atau Rp 4.050,79 triliun, serta Sergey Brin dengan kekayaan US$ 237,1 miliar atau Rp 3.965,49 triliun di peringkat lima.
Data Riset Terbaru:
Sebuah studi oleh Global Wealth Report 2025 menunjukkan bahwa jumlah miliarder global meningkat 8% dibanding tahun sebelumnya, dengan sektor teknologi menjadi penyumbang utama. Elon Musk menjadi simbol dominasi teknologi dalam ekonomi global, di mana kekayaannya sendiri setara dengan 1,2% dari total kekayaan individu terkaya di dunia. Riset ini juga mencatat bahwa kekayaan Musk terus mengalami fluktuasi signifikan karena pergerakan saham Tesla dan SpaceX, yang menjadi barometer pasar teknologi dan energi bersih.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Elon Musk bukan sekadar miliarder, tetapi representasi dari kekuatan inovasi teknologi modern. Model bisnisnya yang terintegrasi antara transportasi listrik, eksplorasi luar angkasa, dan energi terbarukan menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Ketika Tesla sukses, itu tidak hanya mendorong nilai saham perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi SpaceX dan Starlink dalam persaingan global. Pola ini menunjukkan bagaimana satu inovasi dapat menciptakan efek domino terhadap sektor lainnya.
Studi Kasus:
Pada 2025, Tesla berhasil memproduksi 2 juta kendaraan listrik dalam satu tahun, angka tertinggi dalam sejarah perusahaan. Lonjakan produksi ini didorong oleh peningkatan efisiensi pabrik di Texas dan Berlin, serta permintaan pasar yang terus meningkat. Keberhasilan ini berdampak langsung terhadap nilai saham Tesla, yang naik 45% sepanjang 2025. Kenaikan ini menjadi faktor utama dalam melambungnya kekayaan Musk.
Infografis:
- Kekayaan Elon Musk: US$ 726,3 miliar (Rp 12.147,36 triliun)
- Peringkat Ekonomi Dunia: Ke-23 (melebihi Belgia)
- Pendapatan Tahunan Tesla 2025: US$ 100 miliar
- Jumlah Kendaraan Listrik Diproduksi 2025: 2 juta unit
- Nilai Pasar SpaceX 2025: US$ 180 miliar
Elon Musk telah membuktikan bahwa visi jangka panjang dan keberanian mengambil risiko dapat mengubah dunia. Dari mobil listrik hingga kolonisasi Mars, setiap langkahnya bukan hanya tentang keuntungan finansial, tetapi juga tentang membentuk masa depan umat manusia. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, inovasi tetap menjadi mata uang terkuat. Teruslah berpikir besar, karena batas hanya ada di dalam pikiran kita.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.