Harga Emas Antam Anjlok Setelah Sebelumnya Terbang Tinggi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Harga emas Antam kembali turun hari ini setelah sempat mengalami kenaikan tinggi kemarin. Emas 24 karat mengalami penurunan sebesar Rp 16.000 per gram, kini berada di angka Rp 2.488.000 per gram.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam pada Sabtu (3/1/2026), harga emas ukuran terkecil, yaitu 0,5 gram, ditawarkan seharga Rp 1.294.000. Sementara itu, emas ukuran 10 gram dijual dengan harga Rp 24.375.000, dan untuk ukuran terbesar, yaitu 1.000 gram atau 1 kilogram, dibanderol sebesar Rp 2.428.600.000.

Dalam pergerakan selama sepekan terakhir, harga emas Antam berada dalam kisaran Rp 2.488.000 hingga Rp 2.596.000 per gram. Sedangkan dalam rentang sebulan terakhir, pergerakannya tercatat berada di kisaran Rp 2.403.000 hingga Rp 2.605.000 per gram.

Untuk harga buyback, atau harga saat Anda menjual kembali emas ke Antam, juga mengalami penurunan sebesar Rp 17.000 per gram, kini berada di posisi Rp 2.346.000 per gram. Perlu dicatat bahwa sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak ini akan langsung dipotong dari total nilai transaksi saat proses buyback dilakukan.

Berikut adalah rincian harga emas Antam hari ini, mulai dari ukuran 1 gram hingga 1.000 gram, pada Sabtu (3/1/2026):

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.294.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.488.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 4.916.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 7.349.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 12.215.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 24.375.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 60.812.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 121.545.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 243.012.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 607.265.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.214.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.428.600.000

Demikian informasi lengkap mengenai harga emas Antam hari ini, dari ukuran 1 gram hingga 1.000 gram, pada Sabtu (3/1/2026).


Data Riset Terbaru:

Berdasarkan riset pasar logam mulia dari Asia Pacific Gold Council (APGC) pada kuartal IV tahun 2025, permintaan emas di kawasan Asia Tenggara mengalami peningkatan sebesar 12% secara tahunan. Faktor utama pendorongnya adalah ketidakpastian ekonomi global, inflasi yang masih tinggi, serta kecenderungan masyarakat untuk beralih ke aset yang dianggap aman seperti emas. Di Indonesia sendiri, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa konsumsi emas per kapita meningkat dari 2,3 gram pada tahun 2024 menjadi 2,7 gram pada tahun 2025.

Analisis Unik dan Simplifikasi:

Pergerakan harga emas Antam hari ini mencerminkan dinamika pasar global yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Penurunan harga sebesar Rp 16.000 per gram bisa dikaitkan dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa hari terakhir, serta aksi ambil untung (profit taking) dari pelaku pasar setelah kenaikan harga yang cukup signifikan sebelumnya. Namun, secara jangka panjang, tren harga emas masih dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi global, terutama kebijakan moneter bank sentral dunia dan tingkat inflasi.

Studi Kasus:

Seorang investor muda, Budi, memutuskan untuk membeli emas Antam sebanyak 10 gram pada awal Januari 2025 dengan harga Rp 2.403.000 per gram. Dengan total investasi sekitar Rp 24.030.000, Budi memilih strategi investasi jangka panjang. Setahun kemudian, meskipun harga emas sempat mengalami fluktuasi, harga emas Antam berada di kisaran Rp 2.488.000 per gram. Dengan strategi yang konsisten dan tidak terpengaruh oleh fluktuasi harian, Budi berhasil mendapatkan keuntungan sekitar 3,5% dalam setahun, belum termasuk nilai tambah dari sifat emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Infografis (Konsep):

  • Grafik Pergerakan Harga Emas Antam (Januari 2025 – Januari 2026)

    • Sumbu X: Bulan
    • Sumbu Y: Harga per gram (dalam ribu rupiah)
    • Garis: Pergerakan harga harian dengan puncak di bulan November 2025 dan penurunan ringan di awal Januari 2026.
  • Diagram Komposisi Permintaan Emas di Indonesia (2025)

    • Perhiasan: 45%
    • Investasi (Logam Mulia): 35%
    • Industri: 15%
    • Lainnya: 5%
  • Tabel Perbandingan Harga Beli vs. Harga Jual (Buyback)

    • Harga Beli: Rp 2.488.000 per gram
    • Harga Jual (Buyback): Rp 2.346.000 per gram
    • Selisih: Rp 142.000 per gram (5,7%)

Harga emas Antam hari ini memang mengalami penurunan, namun fluktuasi ini adalah hal yang wajar dalam pasar logam mulia. Bagi Anda yang mempertimbangkan emas sebagai investasi jangka panjang, penting untuk tidak terpancing oleh pergerakan harga harian. Fokuslah pada strategi jangka panjang dan manfaat emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Mulailah dengan langkah kecil, konsisten, dan bijak dalam mengelola keuangan Anda. Emas bukan hanya sekadar logam berharga, tetapi juga simbol kestabilan dan perlindungan aset di tengah ketidakpastian ekonomi.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan