Adik di Makassar Tega Habisi Kakak Kandung karena Masalah Utang Rp 1 Juta

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Seorang pria berusia 29 tahun, Arif, berhasil ditangkap polisi setelah membunuh kakak kandungnya, Hutomo (34), di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden tragis ini terjadi akibat sengketa utang piutang yang tidak kunjung selesai. Kapolsek Mamajang, Kompol Mustari, menyatakan bahwa pelaku ditangkap hanya dalam waktu satu jam setelah kejadian, dan kasus ini sudah berhasil diungkap.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat malam (2/1/2026) di sebuah lahan kosong di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Mamajang. Lokasi kejadian merupakan tempat kerja korban. Setelah menerima laporan, tim dokter forensik dari Polda Sulsel dan personel Polsek Mamajang segera melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa motif di balik pembunuhan adalah masalah utang sebesar satu juta rupiah yang belum dilunasi. Korban menderita empat luka tusukan akibat serangan pelaku menggunakan senjata tajam jenis badik, yang kemudian disita oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti.

Aksi penangkapan dilakukan di rumah keluarga pelaku, tidak jauh dari lokasi kejadian. Polisi berhasil mengamankan pelaku bersama dengan badik yang digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut. Kini, pelaku telah ditahan di Mapolsek Mamajang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam kasus ini, polisi menegaskan bahwa pelaku bertindak sendirian dan tidak ada keterlibatan pihak lain. Motif utang piutang yang seharusnya bisa diselesaikan secara damai justru berakhir tragis dengan hilangnya nyawa korban. Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan dengan cara-cara yang tidak melanggar hukum.

Kasus pembunuhan ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat tentang pentingnya menyelesaikan masalah secara damai dan bijaksana. Konflik yang seharusnya bisa diselesaikan melalui dialog justru berujung pada tragedi kemanusiaan. Polisi terus mengembangkan penyidikan untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

Setiap masalah yang muncul dalam kehidupan sehari-hari sebaiknya dihadapi dengan kepala dingin dan pikiran jernih. Jangan biarkan emosi menguasai diri hingga melakukan tindakan yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai dengan menyelesaikan konflik secara bijaksana.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan