Jembatan Sodongkopo Pangandaran Kembali Ditutup Setelah Sebelumnya Sempat Dibuka

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

PANGANDARAN, Thecuy.com—Jembatan Sodongkopo yang menghubungkan wilayah Nusawiru dengan Pantai Batukaras sempat dibuka untuk umum dalam beberapa hari terakhir. Namun, akses tersebut akan segera ditutup lagi karena pengerjaan infrastruktur belum rampung sepenuhnya.

Jembatan sepanjang 140 meter ini masih dalam proses penyelesaian. Yusup Supriadi, Pengawas Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (PUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran, menjelaskan bahwa uji keamanan oleh Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJT) Kementerian PUPR telah dilakukan.

“Hasil uji keamanan mungkin sudah diterima pihak provinsi, meskipun kami belum menerima secara resmi,” ujarnya saat dihubungi Radar, Kamis (1/1/2025).

Dua Kursi, Satu Nama dan Logika Sekda Kota Tasikmalaya yang Diuji Rasa Keadilannya!Hadapi Libur Panjang Tahun Baru, Polres Garut Pantau Jalan Rusak

Menurutnya, trotoar di kedua sisi jembatan telah selesai 100 persen, namun pembangunan jalan penghubung masih terus dikerjakan. Proyek ini sempat molor sejak 2024, setelah peletakan batu pertama oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pada akhir 2023.

Tahap pertama pembangunan menghabiskan anggaran sekitar Rp 72 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tahun 2025 ini, total anggaran mencapai lebih dari Rp 50 miliar.

Bupati Pangandaran, Hj Citra Pitriyami, mengatakan jembatan akan ditutup kembali dalam dua hari ke depan. “Karena belum resmi dibuka, penutupan ini bagian dari kebijakan. Sebelumnya dibuka karena permintaan Pemkab Pangandaran,” ujarnya.

Ia berharap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akan meresmikan jembatan tersebut. “Kami berharap pak gubernur yang meresmikannya, semoga secepatnya,” tandasnya.

Sebuah proyek infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan perekonomian masyarakat sekitar, kini tinggal menunggu sentuhan akhir sebelum bisa dinikmati secara penuh oleh masyarakat.

Studi kasus menunjukkan bahwa penundaan proyek infrastruktur sering kali disebabkan oleh faktor teknis dan administratif. Namun, dengan komitmen pemerintah daerah dan pusat, Jembatan Sodongkopo diharapkan menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Pangandaran.

Infografis menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Jawa Barat meningkat 15% dari tahun ke tahun, dengan target peningkatan konektivitas antarwilayah mencapai 90% pada tahun 2026.

Dengan penyelesaian Jembatan Sodongkopo, akses menuju objek wisata di kawasan selatan Jawa Barat akan semakin mudah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat. Mari dukung terus pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi banyak orang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan