Pria di Deli Serdang Babak Belur Diamuk Massa Usai Dituduh Hendak Menculik Anak

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Seorang pria berinisial MAP (19) nyaris tewas setelah menjadi sasaran amuk massa di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ia dituduh hendak menculik dua anak kecil, namun ternyata tuduhan itu tidak terbukti.

Sebelumnya, MAP mendatangi lokasi kejadian dan bertanya kepada dua anak, AES (11) dan G, tentang tempat nongkrong anak muda. Ia bahkan menawarkan uang sebesar Rp 10 ribu agar diantar ke tempat tersebut. Karena merasa takut, kedua anak itu kemudian pergi dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar, mengaku hampir diculik.

Mendengar laporan tersebut, warga langsung beramai-ramai mendatangi MAP dan menghajarnya hingga babak belur. Petugas kepolisian dari Polsek Tanjung Morawa yang mendapat laporan segera tiba di lokasi dan mengamankan korban amukan massa tersebut.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H Damanik mengatakan setelah melakukan interogasi terhadap terduga pelaku serta pemeriksaan terhadap kedua anak dan saksi-saksi, pihaknya memastikan tidak ada unsur penculikan anak dalam kejadian tersebut.

“Perbuatan MAP tidak memenuhi unsur pidana penculikan anak,” tegas Jonni.

Kasus ini menjadi pengingat betapa cepatnya informasi menyebar dan berubah menjadi fitnah di era digital saat ini. Kehati-hatian dalam bertindak dan mengambil kesimpulan menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya kekerasan massal terhadap orang yang belum tentu bersalah. Masyarakat diimbau untuk tidak langsung menghakimi dan lebih mengedepankan proses hukum yang berlaku.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan