Legislator DPRD Jabar Tuti Resmi Pimpin DPC PDIP Bandung Barat Sebagai Ketua

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jabatan Ketua DPC PDI-P Kabupaten Bandung Barat periode 2025-2030 resmi disematkan kepada Tuti Turimayanti, Anggota DPRD Jawa Barat. Pengangkatan ini ditetapkan langsung oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dalam Konferensi Cabang yang dihadiri Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Sosok Tuti dipilih setelah melalui serangkaian pertimbangan panjang oleh DPP. Megawati menekankan bahwa pengangkatan ini merupakan bentuk kepercayaan besar terhadap kemampuan Tuti dalam memajukan partai di daerah. Ia menilai, pemimpin di tingkat daerah haruslah kader yang memenuhi tiga kriteria utama: integritas, kesetiaan terhadap ideologi partai, dan kemampuan mengkonsolidasikan kekuatan organisasi.

“Keputusan ini menegaskan bahwa Tuti Turimayanti dianggap mampu memenuhi ketiga aspek tersebut secara utuh,” demikian pernyataan resmi dari Megawati, yang disampaikan pada Senin (8/12/2025).

Sebelumnya, Tuti dikenal sebagai aktivis perempuan yang pernah aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bandung. Ia juga memiliki rekam jejak panjang di DPC PDI-P Kabupaten Bandung Barat, termasuk pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC pada tahun 2014. Pengalaman dan loyalitas inilah yang menjadi dasar pertimbangan utama atas kepercayaan yang diberikan.

Dalam memimpin, Tuti mengusung semangat baru yang diberi nama ‘Lumpat/Kerja Cepat’. Semangat ini menekankan dua hal utama: penguatan struktur partai dari tingkat ranting hingga DPC, serta regenerasi kepemimpinan untuk memberikan ruang lebih besar bagi kader muda.

Pendekatan ini mendapat dukungan dari kader internal, seperti Kuwat Dono, Ketua PAC Kecamatan Parongpong. Ia menilai Tuti adalah figur yang tepat karena dinilai memiliki pemikiran progresif-revolusioner dan tindakan nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Bandung Barat.

“DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Bandung Barat menghadapi harapan besar, tidak hanya untuk kemajuan partai, tetapi juga untuk kemajuan masyarakat Bandung Barat,” ujar Kuwat Dono.

Dengan kepemimpinan Tuti, DPC PDI-P Kabupaten Bandung Barat berharap dapat membangun mesin politik yang lebih solid, responsif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Berdasarkan data riset terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) 2025, efektivitas kepemimpinan perempuan di tingkat partai politik menunjukkan tren positif. Dalam survei terhadap 1.200 responden di 34 provinsi, sebanyak 68% responden menilai bahwa kader perempuan mampu meningkatkan partisipasi politik masyarakat, terutama di kalangan perempuan dan pemuda. Selain itu, 72% responden menyatakan lebih percaya pada transparansi dan akuntabilitas yang ditunjukkan oleh pemimpin perempuan.

Sebuah studi kasus menarik datang dari DPC PDI-P Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Di bawah kepemimpinan kader perempuan sejak 2020, struktur partai berhasil diperkuat hingga ke tingkat RT/RW, dengan peningkatan jumlah kader aktif sebesar 40% dan kemenangan signifikan dalam Pilkada 2024. Pendekatan yang digunakan adalah penguatan jaringan komunitas perempuan dan pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis desa. Pendekatan ini tidak hanya membangun basis politik yang kuat, tetapi juga secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Infografis: Tren Kepemimpinan Perempuan di Partai Politik (2020-2025)

  • Jumlah perempuan sebagai ketua DPC meningkat dari 12% menjadi 23%
  • Partisipasi perempuan dalam kegiatan partai naik dari 35% menjadi 52%
  • Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja kader perempuan: 78%

Pergantian kepemimpinan di DPC PDI-P Kabupaten Bandung Barat bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan momentum transformasi. Kepemimpinan perempuan membawa semangat baru yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman. Dengan pendekatan struktural dan inklusif, diharapkan tercipta kader-kader muda yang militan dan berintegritas. Tantangan ke depan semakin kompleks, namun dengan semangat ‘Lumpat/Kerja Cepat’ dan kolaborasi seluruh elemen, cita-cita membangun partai yang solid dan masyarakat yang berdaulat bukanlah hal yang mustahil. Waktunya bergerak, waktunya berkarya!

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan