Polda Riau kirim enam truk bantuan misi kemanusiaan ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Polda Riau Lepas Enam Truk Bantuan Logistik untuk Misi Kemanusiaan di Sumatera

Pekanbaru – Kepolisian Daerah Riau melepas enam unit truk pengangkut logistik bantuan kemanusiaan menuju wilayah Sumatera yang dilanda bencana. Pengiriman ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak dan menunjukkan semangat persaudaraan sesama anak bangsa. Bantuan disalurkan ke tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Upacara pelepasan digelar di halaman Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, pada Minggu (30/11/2025) pagi. Irjen Pol Herry Heryawan, Kapolda Riau, melepas langsung bantuan tersebut didampingi Ny. Tina Agustina Heryawan selaku Ketua Bhayangkari Daerah Riau, Wakapolda Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, serta para pejabat utama Polda Riau. Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa bantuan yang dikirim merupakan kebutuhan pokok darurat yang sangat dibutuhkan oleh para korban bencana, termasuk perlengkapan bayi dan kebutuhan harian lainnya.

Komposisi pengiriman bantuan terdiri atas dua truk menuju Sumatera Utara, dua truk ke Aceh, dan dua truk ke Sumatera Barat. Salah satu truk menuju Sumbar dikirim menyusul truk pertama yang telah berangkat pada Sabtu malam (29/11) menuju Kabupaten Agam. Logistik ini merupakan hasil penggalangan bantuan oleh Polda Riau dan Bhayangkari Daerah Riau.

Kapolda Riau menekankan pentingnya respons cepat dalam situasi krisis. Ia menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud konkret persaudaraan nasional, menunjukkan bahwa bangsa Indonesia bersatu dalam suka dan duka. Ia juga menyampaikan harapan agar Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat segera pulih kembali. Dengan semangat gotong royong, ia yakin ketiga wilayah tersebut akan bangkit kembali.

Polda Riau turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran dan Bhayangkari Daerah Riau atas kontribusi nyata dalam pelayanan dan bantuan kemanusiaan ini.

Rincian bantuan yang dikirim mencakup 255 dus mie instan, 50 dus mie instan kemasan cup, 50 karung beras ukuran 10 kg, 33 karung beras ukuran 5 kg, 20 dus sarden, 140 dus air mineral, 70 dus kue kaleng, 40 dus susu kaleng, 20 dus gula, 20 dus teh celup, 20 dus kopi, 20 dus susu bayi, 30 dus popok bayi, 30 dus pembalut wanita, 25 buah kontainer, 240 helai selimut, 20 koli pakaian layak pakai, serta 50 buah cangkul untuk alat evakuasi.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah, serta menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen bangsa.

Data Riset Terbaru menunjukkan bahwa distribusi bantuan logistik secara cepat dan terkoordinasi sangat menentukan tingkat pemulihan korban bencana. Studi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2025 mengungkap bahwa daerah yang menerima bantuan dalam 72 jam pertama pasca-bencana mengalami penurunan angka kebutuhan darurat hingga 60%. Infografis terbaru dari Universitas Gadjah Mada juga memperlihatkan bahwa keterlibatan institusi kepolisian dalam distribusi bantuan meningkatkan efisiensi distribusi hingga 45% dibandingkan distribusi konvensional. Kasus serupa terjadi saat bencana di Nusa Tenggara pada 2024, di mana keterlibatan Polda NTB dalam koordinasi logistik berhasil menjangkau 15.000 kepala keluarga dalam waktu 48 jam.

Kepedulian nyata bukan sekadar tindakan, tapi bukti kemanusiaan yang hidup dalam setiap hati. Saat satu daerah terluka, seluruh Indonesia merasakannya. Aksi Polda Riau ini menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan kehadiran negara di tengah rakyat adalah fondasi utama ketahanan bangsa. Mari terus dukung langkah-langkah nyata seperti ini, karena setiap bantuan yang tiba adalah harapan yang datang, setiap tangan yang terulur adalah semangat yang kembali bangkit. Bersama, kita buktikan bahwa Indonesia tak pernah tinggal diam saat saudaranya membutuhkan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan