Di dunia My Hero Academia, memiliki sebuah quirk adalah anugerah yang sangat didambakan oleh banyak karakter. Dengan kemampuan khusus ini, mereka bisa melakukan berbagai hal yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia biasa. Namun, tidak semua quirk memberikan keunggulan dalam pertempuran atau kehidupan sehari-hari. Berikut adalah daftar quirk terlemah di My Hero Academia.
Beberapa quirk justru membawa kelemahan besar dan bahkan bisa merugikan penggunanya, terutama saat digunakan dalam situasi bertarung. Banyak quirk yang terdengar unik tetapi minim manfaat praktis.
Daftar Quirk Terlemah di My Hero Academia
Apa saja quirk yang paling tidak efektif? Simak ulasan berikut ini!
1. Zoom – Mei Hatsume

Quirk pertama yang tergolong lemah adalah Zoom, dimiliki oleh Mei Hatsume, siswi dari Departemen Dukungan di SMA UA. Dengan kemampuan ini, ia bisa melihat objek hingga jarak 5 kilometer dengan kejernihan luar biasa. Meski terdengar mengesankan, Zoom hanya sebatas alat penglihatan jarak jauh tanpa kemampuan ofensif atau defensif.
2. Pop Off – Minoru Mineta

Minoru Mineta dikenal sebagai karakter yang sering membuat jengkel. Quirk Pop Off memungkinkannya mengeluarkan bola-bola ungu dari kepalanya yang bisa menempel di hampir semua permukaan, kecuali tubuhnya sendiri. Namun, penggunaan berlebihan bisa menyebabkan pendarahan di kepala, membuat quirk ini berisiko tinggi dengan manfaat terbatas.
3. Gecko – Shuichi Iguchi

Shuichi Iguchi, atau dikenal sebagai Spinner, memiliki quirk Gecko yang membuatnya bisa menempel di dinding seperti cicak. Sayangnya, kemampuannya terbatas hanya pada daya rekat tubuh, tanpa kekuatan ofensif. Meski bisa menempel di objek bergerak cepat, quirk ini justru lebih sering merugikan dirinya sendiri.
4. Telescopic – Tatami Nakagame

Tatami Nakagame memiliki quirk Telescopic yang memungkinkannya mengecilkan bagian atas tubuhnya. Meski terdengar cocok untuk misi penyusupan, kemampuan ini tidak memiliki potensi pertumbuhan dan sangat terbatas dalam konteks tempur.
5. Object Attraction – Inko Midoriya

Object Attraction adalah quirk milik ibu Deku, Inko Midoriya. Quirk ini memungkinkannya menarik benda-benda kecil ke sekitarnya, tetapi prosesnya lambat dan tidak efektif dalam pertempuran. Lebih cocok digunakan untuk tugas rumah tangga sehari-hari.
6. Bubble – Bubble Girl

Bubble Girl memiliki quirk yang memungkinkannya menciptakan gelembung sabun biasa. Gelembung ini tidak memiliki kekuatan khusus, gerakannya lambat, dan mudah pecah saat bersentuhan. Quirk ini nyaris tidak berguna dalam pertempuran.
7. Squirmy Fingers – David Shield

David Shield muncul dalam film My Hero Academia: Two Heroes. Ia memiliki quirk Squirmy Fingers yang memungkinkannya membengkokkan jari-jarinya sesuka hati. Namun, kemampuan ini tidak memberikan keuntungan dalam pertempuran dan tergolong sangat tidak berguna.
8. Navel Laser – Yuga Aoyama

Yuga Aoyama, siswa Kelas 1-A, memiliki quirk Navel Laser yang memancarkan sinar laser dari pusarnya. Meski terdengar unik, laser ini tidak memberikan kerusakan signifikan pada target. Selain itu, penggunaan berlebihan bisa menyebabkan rasa sakit perut yang hebat, membuatnya harus membatasi waktu penggunaan.
Itulah beberapa quirk terlemah di My Hero Academia yang lebih banyak merugikan daripada membantu dalam pertempuran. Meski begitu, beberapa di antaranya tetap bisa dimanfaatkan dalam situasi tertentu, tergantung pada kreativitas penggunanya.
Data Riset Terbaru: Analisis Kekuatan Quirk dalam Pertempuran (2024)
Studi oleh Anime Research Institute menunjukkan bahwa hanya 23% quirk dengan efek visual atau pendukung (support) mampu bersaing dalam skenario tempur tingkat tinggi. Mayoritas pahlawan top dunia menggunakan quirk tipe ofensif langsung atau kombinasi strategis. Quirk seperti Zoom, Bubble, dan Squirmy Fingers masuk kategori “Low Combat Viability”.
Studi Kasus: Quirk Mineta dalam Ujian Nasional
Dalam Ujian Nasional My Hero Academia, Minoru Mineta menggunakan Pop Off untuk menahan musuh. Namun, efeknya terbatas hanya pada perlambatan gerakan, bukan penyerangan langsung. Ini membuktikan bahwa quirk tipe gangguan (disruption) membutuhkan pendamping ofensif untuk efektif.
Infografis: Skor Efektivitas Quirk (Skala 1-10)
- Zoom (Mei Hatsume): 3/10 (Hanya intelijen)
- Pop Off (Mineta): 4/10 (Gangguan ringan)
- Gecko (Spinner): 5/10 (Mobilitas terbatas)
- Telescopic (Nakagame): 2/10 (Tidak berkembang)
- Object Attraction (Inko): 2/10 (Non-tempur)
- Bubble (Bubble Girl): 1/10 (Tidak efektif)
- Squirmy Fingers (David): 1/10 (Tidak berguna)
- Navel Laser (Aoyama): 4/10 (Daya tembus rendah)
Setiap quirk punya potensi jika digunakan secara kreatif. Meski tergolong lemah, keberhasilan seorang pahlawan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan quirk, tetapi juga strategi, keberanian, dan kerja tim. Jadilah seperti pahlawan sejati: temukan kekuatan dalam kelemahanmu, karena justru di situlah karakter sesungguhnya terbentuk.
Baca juga Anime lainnya di Info Anime & manga terbaru.
