Lokasi Kecelakaan Maut Gary Iskak di Jaksel Terungkap

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Aktor Gary Iskak mengalami kecelakaan tunggal yang berakibat fatal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Lokasi kejadian tepatnya berada di Jalan Kesehatan Raya, di depan tempat pencucian mobil Rainbow, arah menuju Jalan RC Veteran Raya.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (29/11/2025) siang, bekas kecelakaan masih terlihat jelas di lokasi. Terdapat sketsa putih di aspal yang menandai posisi tubuh Gary saat kecelakaan terjadi. Noda darah pun masih tampak di permukaan jalan, meski arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau normal dan lancar.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dini hari tadi. Gary diketahui sedang mengendarai sepeda motor dan diduga kehilangan kendali hingga menabrak pohon yang berada di sisi kanan jalan. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, membenarkan bahwa korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 01.00 dini hari. Setelah menjalani perawatan intensif, nyawa Gary tidak dapat tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 09.00 WIB pagi tadi di RSPPN Sunyoto.

Gary Iskak sempat mendapatkan penanganan medis secara maksimal, namun kondisinya yang cukup parah akibat benturan keras membuat tim dokter tidak mampu menyelamatkannya. Insiden ini menjadi duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air.

Studi kasus kecelakaan tunggal seperti yang dialami Gary Iskak menunjukkan pentingnya kesadaran berkendara, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari. Data riset terbaru dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) 2024 mencatat bahwa 68% kecelakaan sepeda motor di perkotaan terjadi pada kondisi jalan basah atau minim pencahayaan. Faktor kelelahan, kecepatan tinggi, dan kondisi jalan menjadi kontributor utama.

Infografis dari Kementerian Perhubungan 2025 juga menunjukkan peningkatan 15% kecelakaan malam hari di Jakarta selama 3 tahun terakhir, dengan dominasi usia pengendara 25-45 tahun. Upaya preventif seperti peningkatan penerangan jalan, rambu peringatan, serta kampanye keselamatan berkendara terus digencarkan.

Setiap perjalanan membawa risiko, namun kewaspadaan dan kedisiplinan bisa jadi tameng terbaik. Mari hormati batas kecepatan, pastikan kondisi tubuh prima saat berkendara, dan selalu utamakan keselamatan. Nyawa tak pernah datang kedua kalinya—keputusan cerdas di jalan hari ini menyelamatkan banyak impian di masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan