Kabupaten Tasikmalaya kembali mencuri perhatian publik, bukan karena fluktuasi harga cabai yang kerap memicu reaksi warganet, melainkan atas raihan gemilang sebagai Juara 1 dalam Kategori TPID Kabupaten/Kota Berprestasi 2025 dari Bank Indonesia (BI).
Sorotan pun tertuju pada Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, yang tampil percaya diri dengan senyum khasnya di tengah gemerlap acara penghargaan. Nuansa megah dan penuh kebanggaan menjadi simbol bahwa Tasikmalaya kini tidak hanya dikenal karena panoramanya yang indah, tetapi juga karena prestasi ekonomi yang terus menanjak.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung khidmat, dipenuhi tepuk tangan yang terukur dan jabat tangan penuh strategi. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah ini dinilai berhasil oleh lembaga sentral moneter nasional.
Di balik sorotan kemilau itu, realitas di lapangan masih menunjukkan tantangan tersendiri. Meski penghargaan melambung tinggi, sebagian warga masih berkutat dengan harga bawang merah yang sulit ditekan, sambil sesekali mengernyitkan dahi.
Senyum Cecep yang tenang dan meyakinkan—mirip dengan ekspresi yang sering menghiasi spanduk ucapan selamat di sepanjang jalan—menjadi simbol pesan bahwa kondisi tetap terkendali. Ia menegaskan, penghargaan ini lahir dari kolaborasi intensif seluruh perangkat daerah, para pemangku kepentingan, dan komitmen kolektif dalam menjaga stabilitas harga.
Namun, tidak semua warga merasakan stabilitas itu secara langsung. “Iya, harga memang stabil… stabil naik sedikit-sedikit,” seloroh Ricki Alam Noor (29), warga Singaparna, dengan nada sarkastik yang mengandung kebenaran pahit.
Dibalik semua koordinasi lintas sektor, rapat-rapat strategis, dan narasi sukses yang disusun rapi, terdapat realitas yang jarang terabadikan dalam foto-foto resmi: antrean panjang minyak goreng, tawar-menawar di pasar, dan dompet yang terus diperas kebutuhan harian.
Meski begitu, trofi yang diterima bukan sekadar dekorasi. Dalam tata kelola pemerintahan, penghargaan seperti ini menjadi indikator bahwa mekanisme pengendalian ekonomi mikro berjalan, meski dampaknya belum merata dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Semangat kemenangan tetap mengalir deras. Foto-foto kebersamaan, unggahan resmi di media sosial, dan tagar-tagarkebanggaan pun bermunculan, menandai momentum kebanggaan daerah.
Dalam hiruk-pikuk tekanan inflasi yang terus menghantui, setidaknya ada satu hal yang terus menunjukkan tren positif: prestasi Kabupaten Tasikmalaya di kancah nasional.
Data Riset Terbaru:
Studi Bank Indonesia 2024-2025 menunjukkan daerah yang menerapkan TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) secara holistik—melibatkan 15+ instansi terkait—mengalami penurunan laju inflasi konsumsi sebesar 2,3% secara rata-rata. Kabupaten Tasikmalaya mencatatkan angka 2,1% di bawah rata-rata nasional (2,4%) pada periode Januari–November 2025, didukung oleh 48 operasi pasar murah dan 12 program cadangan pangan strategis.
Studi Kasus Infografis (dalam narasi):
Tasikmalaya sukses menekan kenaikan harga beras medium sebesar 6,8% di bawah angka nasional (9,2%) melalui kerja sama dengan Bulog dan kelompok tani lokal. Program “Pangan Murah Desa” menyentuh 324 desa, mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah hingga 37%.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa tata kelola ekonomi daerah bukan hanya soal angka, tapi juga ketangkasan merangkul seluruh elemen masyarakat. Di tengah tantangan global, semangat kolaborasi dan inovasi lokal menjadi kunci: jadikan setiap krisis sebagai pijakan untuk melompat lebih tinggi, karena daerah maju bukan lahir dari kemudahan, melainkan dari ketangguhan yang terus diperjuangkan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.