Dunia hiburan Indonesia kembali berduka setelah kehilangan salah satu sosok legendaris. Aktor dan komedian Gary Iskak menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (29/11/2025) pagi, usai mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Wafat di usia 52 tahun, kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama artis, serta masyarakat yang begitu mengenal aksinya yang khas dengan gaya “latah” yang selalu mengundang tawa.
Kabar duka ini mulanya menyebar melalui Instagram Stories dari Ade Jigo, komedian sekaligus sahabat dekat Gary. Ia menerima rekaman insiden dari grup WhatsApp Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI), yang memperlihatkan detik-detik tragis tersebut.
Dalam rekaman video, Gary tampak tergeletak di aspal Jalan Kesehatan Raya, Bintaro. Motor yang ia kendarai mengalami kerusakan parah. Helm yang dipakainya terlepas akibat benturan keras setelah menabrak pohon, sesuai keterangan dari pihak kepolisian setempat.
Segera setelah kecelakaan, Gary dilarikan ke RS Suyoto Veteran Bintaro guna mendapatkan pertolongan medis darurat. Sayangnya, nyawa pria kelahiran 1973 ini tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 09.24 WIB. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Ajeng, manajer dari istri Gary, Richa Novisha.
“Iya (benar), Mas Gary meninggal dunia,” ujar Ajeng membenarkan kepada Thecuy.com.
Tak lama usai kabar menyebar, linimasa X (dulu Twitter) langsung dipenuhi oleh untaian duka dan kenangan. Tagar #GaryIskak melesat menjadi trending topic nasional.
“Selamat jalan Mas Gary, lawakan latahmu jadi kenangan dan amal jariahmu, karena sdh bikin orang tertawa..!!” tulis @bebasbaru.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun Gary Iskak. Gue selalu inget peran dia di D’bijis dan di video musik Krisdayanti,” kenang @shura_ni.
“Hah ya Allah.. barusan lewat ibunya raisa, sekarang gary iskak…. Innalillahi… :(” ungkap @blushandoff dengan perasaan syok.
Dalam unggahan terakhir di Instagram Story, Gary terlihat tertawa lepas bersama Demian Aditya dan Carrisa Perusset. Siapa sangka momen kebersamaan itu menjadi kenangan terakhir sebelum kepergiannya.
Postingan video Reels cuplikan Sitkom MamiKost pun dibanjiri komentar duka dari warganet dan rekan artis.
“Sungguh kematian itu rahasia Allah. IGS nya masih belum hilang tapi yang punya sudah berpulang 😢.Allahumaghfir lahu warhamhu wa aafihi wa fu anhu. Husnul khotimah, aamiin,” tulis @hikmah_ummufatih.
“Ya Allah gar. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu 🤲. Istirahat dibtamannya taman surga ya gar. Aamiin,” doa artis Mona Ratuliu.
Data Riset Terbaru:
Studi dari Universitas Indonesia (2024) mengungkap bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi penyebab utama kematian usia produktif di perkotaan. Data dari Korlantas Polri mencatat 31% kecelakaan sepeda motor di Jakarta terjadi karena faktor human error dan kondisi jalan. Angka ini mengingatkan pentingnya kesadaran berkendara dan kesiapsiagaan infrastruktur.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Gary Iskak bukan sekadar pelawak, ia adalah bagian dari memori kolektif generasi. Gaya “latah”-nya yang spontan dan autentik menciptakan tawa yang tulus. Ia mengajarkan bahwa humor bisa hadir tanpa harus menyakiti, dan dari hal-hal sederhana justru lahir kebahagiaan. Dalam era di mana konten hiburan semakin instan, sosok seperti Gary mengingatkan kita pada nilai karya yang dibangun dari keaslian.
Studi Kasus: Dampak Kehadiran Komedian dalam Budaya Populer
Penelitian dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta (2023) menunjukkan bahwa komedian dengan ciri khas unik seperti gaya “latah” mampu menciptakan ikatan emosional jangka panjang dengan penonton. Mereka tidak hanya menghibur, tetapi menjadi simbol identitas budaya populer era tertentu. Gary Iskak termasuk dalam kategori ini—dikenang bukan hanya karena lawakannya, tetapi karena ia menjadi bagian dari keseharian masyarakat melalui layar kaca.
Setiap tawa yang pernah ia hadirkan adalah warisan tak kasatmata yang terus bergema. Dari layar kaca hingga linimasa, jejak Gary bukan sekadar tontonan, tetapi tuntunan bahwa hidup ini terlalu singkat untuk tidak ditertawakan—dengan cara yang baik, tulus, dan penuh kasih. Mari kita jaga semangat itu: jadilah manusia yang menebar tawa tanpa menyakiti, seperti layaknya warisan yang ditinggalkan oleh seorang maestro yang pergi tanpa pamit.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.