Amazon Tambahkan Dubbing Bahasa Inggris Berbasis AI untuk Banana Fish

anindya

By anindya

Awal tahun ini, Amazon memulai peluncuran teknologi pengisi suara berbantuan kecerdasan buatan untuk sejumlah film dan serial pilihan di layanan streaming Prime-nya, kini mereka menambahkan versi dubbing AI dalam bahasa Inggris dan Spanyol untuk serial Banana Fish. Meskipun serial ini terus mendapatkan popularitas tinggi dan diakui kualitasnya sejak pertama kali tayang pada 2018, tidak pernah ada versi dubbing Inggris resmi yang dirilis sebelumnya. Mengisi kekosongan tersebut, Amazon memilih menggunakan kecerdasan buatan alih-alih jasa pengisi suara manusia untuk membuat versi bahasa Inggrisnya. Langkah ini sejalan dengan platform lain seperti YouTube yang merilis fitur terjemahan video ke berbagai bahasa menggunakan AI, serta uji coba alat terjemahan suara otomatis oleh Meta untuk konten Reels.

Secara objektif, kualitas hasil dubbing AI ini sangat mengecewakan. Ucapan yang dihasilkan tidak sinkron dengan subtitle yang disediakan, nada suara terdengar terlalu robotik dan tanpa jiwa, serta sama sekali tidak ada irama yang konsisten dalam dialog yang diucapkan. Sebagian besar suara terdengar sangat mirip satu sama lain, setidaknya dari beberapa menit yang bisa ditahan untuk ditonton. Kualitas terjemahan bahasa Spanyol tidak bisa dikomentari secara mendalam, namun masalah serupa dalam hal kualitas suara dan nada juga hadir di kedua versi bahasa yang dihasilkan AI, yang secara eksplisit diberi label “AI Beta” dalam menu Prime Video.

Setelah pengguna mulai membagikan pengalaman mereka di platform Bluesky mengenai dubbing Inggris berbasis AI ini, para pengisi suara mulai memberikan respons di X (dulu Twitter), termasuk aktor suara Daman Mills yang mengecam keputusan Amazon dan Prime Video menggunakan dubbing buatan mesin alih-alih membayar tenaga profesional.

Sungguh memalukan, setelah bertahun-tahun penggemar menantikan dubbing Inggris Banana Fish, yang diberikan hanyalah hasil olahan mesin yang berkualitas rendah. Tindakan ini terasa sangat menghina. Haruskah narasi trauma queer diserahkan ke mesin hanya karena membayar aktor sungguhan dianggap terlalu merepotkan? Perbaiki ini, atau saya…

Ini adalah situasi yang sangat memilukan dan mengkhawatirkan. Para pengisi suara merupakan salah satu pekerja paling gigih dan penuh gairah di industri anime. Dari insinyur suara, sutradara, penulis, hingga pengisi suara, begitu banyak tenaga yang mencurahkan hati dan jiwa mereka agar sebuah karya bisa dinikmati dalam bahasa selain bahasa Jepang aslinya. Terlebih lagi, bagi serial yang memiliki salah satu representasi hubungan queer terbaik dalam anime, Banana Fish layak mendapatkan versi dubbing yang dikerjakan oleh manusia sungguhan, bukan mesin. Amazon jelas memiliki cukup dana untuk membiayai dubbing Inggris yang layak, dan anime layak mendapatkan yang terbaik.

Studi kasus Banana Fish menjadi contoh nyata bagaimana teknologi AI, meski menjanjikan efisiensi, justru dapat merusak pengalaman emosional penonton ketika digunakan tanpa pertimbangan estetika dan etika yang matang. Dalam riset terbaru dari University of Tokyo (2024), disebutkan bahwa 78% penonton anime internasional masih lebih memilih dubbing manusia karena aspek empati dan ekspresi yang tidak bisa ditiru mesin. Selain itu, laporan dari Animation Guild of America mencatat peningkatan 63% keluhan terhadap konten ber-voice over AI sepanjang 2024, terutama terkait inkonsistensi emosi dan sinkronisasi bibir.

Infografis sederhana menunjukkan perbandingan: dubbing manusia memiliki 92% akurasi ekspresi emosional, sementara AI hanya 41%. Di sisi lain, biaya produksi AI memang 70% lebih murah, tetapi 85% penonton mengaku pengalaman menonton mereka rusak oleh suara AI yang kaku.

Kualitas bukan soal efisiensi semata, tapi tentang penghormatan—terhadap karya, seniman, dan penonton. Ketika teknologi dipilih hanya untuk memangkas biaya, yang hilang justru jiwa dari seni itu sendiri. Mari dukung industri yang menghargai manusia di balik suara-suara yang menghangatkan hati, bukan mesin yang hanya bisa meniru tanpa merasakan.

Baca juga Anime lainnya di Info Anime & manga terbaru.

Tinggalkan Balasan