Purbaya Pede IHSG Tembus 9.000 pada Akhir Tahun 2035

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memori optimisme tentang kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga angka 9.000 sebelum akhir tahun ini. Dalam wawasan jangka panjang, Purbaya mengamati potensi IHSG meraih level 32.000 dalam jangka sepuluh tahun ke depan.

Melalui pembicaraan di Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Purbaya menjelaskan bahwa pasar akan merespon setiap kebijakan dan pernyataan yang dikeluarkan. Namun, ia menegaskan adanya emiten dengan fundamental kuat yang menjadi pelopor dalam mendorong kenaikan indeks, meskipun ada saham-saham yang volatil.

“Kenaikan indeks akan terus berlanjut. Jika tertanya mengenai IHSG, jawabanku adalah to the moon. Saat ini, target akhir tahun adalah 9.000. Sepuluh tahun lagi, apa prediksinya? 32.000,” ucapnya di Menara Bank Mega, Selasa (28/10/2025).

Target tersebut tidak berdasarkan keyakinan ajaib, melainkan hasil analisis historis dan perhitungan ekonomi yang sistematis. Purbaya memanfaatkan pengalaman sepanjang tahun-tahun dalam memantau siklus ekonomi dan pasar saham.

Dalam pengalaman, setiap siklus ekonomi menunjukkan pasar saham dapat meningkat empat hingga lima kali lipat dari titik terendah ke titik tertinggi. Purbaya percaya pola ini konsisten sepanjang sejarah.

“Saya yakin perilaku dan sistem pasar tidak berubah begitu saja. Ini bukan tebakan semena-mena, tetapi hasil perhitungan ekonomi dengan rumus matematis yang jelas,” tulisnya.

Selain itu, Purbaya menekankan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa optimisme ekonomi akan mempengaruhi bisnis dan perilaku konsumen. Untuk mewujudkan ekspektasi positif, Purbaya menyalurkan Rp 200 triliun ke dalam sistem.

“Uang yang dialokasikan itu tidak akan bermanfaat jika tidak diimplementasikan langsung. Dalam waktu dua hari, dana sudah masuk ke sistem. Ketika uang mulai beredar, dampaknya mulai terlihat, seperti kemunculan sentimen positif di masyarakat dan perekonomian,” paparnya.

Kesimpulan yang terpapar adalah kemampuan pasar untuk berevolusi meskipun menghadapi tantangan global. Sentimen positif dan kepercayaan publik menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan