Gempa bumi yang kuat, dengan kekuatan magnitudo 6,8, telah terjadi di wilayah Tanimbar, Maluku. Getaran gempa ini dapat dirasakan hingga ke kota Sorong dan Manokwari, Papua.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini merambat dengan intensitas IV MMI di Saumlaki, Tual, Tepa, Sorong, Kaimana, dan Manokwari dengan tingkat III MMI. Sedangkan di Fak-Fak dan Dobo, getaran dirasakan dengan intensitas II-III MMI, sementara di Nabire, intensitasnya hanya II MMI.
Penjelasan dari BMKG menurut skala MMI, tingkat IV artinya banyak orang merasakan gempa ini di dalam rumah, sementara di luar rumah, beberapa orang merasakan getaran. Beberapa kerusakan yang mungkin terjadi termasuk pecahan gerabah, deringan pada jendela dan pintu, serta bunyi pada dinding. Sementara untuk skala III MMI, getaran dapat dirasakan dengan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang lewat.
Gempa ini terjadi pada pukul 21.40 WIB, dengan titik pusat gempa terletak pada koordinat 6,81 derajat Lintang Selatan dan 130,13 derajat Bujur Timur, sekitar 183 kilometer barat laut Tanimbar.
Sampai saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan akibat gempa ini.
Sementara itu, pada peristiwa gempa sebelumnya di Sumenep, již Dapat dilihat video kondisi kerusakan sejumlah bangunan setelah gempa magnitudo 6,5 melanda wilayah tersebut
Data riset terbaru menunjukkan bahwa gempa bumi dengan kekuatan tersebut dapat menyebabkan kerusakan struktur bangunan yang tidak memenuhi standar anti-gempa, terutama di wilayah yang memiliki kondisi geologis rawan. Studi kasus di beberapa negara menunjukkan bahwa gempa dengan skala magnitudo 6 ke atas seringkali menyebabkan bencana besar jika terjadi di kawasan padat penduduk.
Analisis unik dan simplifikasi menunjukkan bahwa gempa bumi bukanlah hal yang bisa diprediksi dengan tepat, sehingga persiapan dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang cara bertindak selama dan sesudah gempa menjadi sangat penting. Infografis yang relevan dapat membantu masyarakat memahami bagaimana mengurangi risiko bahaya akibat gempa.
Gempa bumi adalah fenomena alam yang tak dapat dihindari, tetapi dengan pengetahuan dan persiapan yang cukup, risiko kerugian dapat ditangani dengan lebih baik. Selalu ingat bahwa kesadaran dan tanggung jawab kolektif dalam mematuhi protokol keamanan dapat menyelamatkan nyawa.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.