Berolahraga Dengan Bijak di Cuaca Panas agar Jantung Tidak Kolaps

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Olahraga menjadi salah satu cara yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, ketika dilakukan di cuaca panas, situasi ini bisa menjadi tantangan. Dr. dr. M Yamin, SpJP (K), SpPD, FACC, FSCAI, FAPHRS, FHRS, spesialis jantung dan pembuluh darah dari Brawijaya Hospital, menjelaskan bahwa aktivitas olahraga di suhu tinggi dapat menaikkan risiko masalah jantung akibat dehidrasi.

Kondisi dehidrasi yang terjadi saat berolahraga di cuaca panas dapat mengganggu kadar elektrolit dalam tubuh, yang mungkin mengakibatkan gangguan kelistrikan jantung. “Ketika dehidrasi mencapai tingkat yang berbahaya, hal ini bisa memengaruhi sistem listrik jantung dan menyebabkan komplikasi,” katanya saat wawancara dengan Thecuy.com di Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2025).

Walaupun demikian, penjelasan dr. Yamin menambahkan bahwa henti jantung akibat gangguan kelistrikan umumnya terjadi pada orang yang sudah memiliki kondisi jantung sebelumnya, seperti hipertropi kardiomiopati atau penebalan dinding jantung. Penderita kondisi ini memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan kelistrikan saat berolahraga.

Untuk menghindari risiko tersebut, dr. Yamin memberikan beberapa saran praktis. Pertama, penting untuk mengenali batas tubuh masing-masing dan tidak membiarkan gejala seperti sesak napas, pusing, nyeri dada, atau lelah berlalu tanpa perhatian. “Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan,” katanya.

Selain itu, dr. Yamin menyarankan untuk menentukan denyut nadi maksimum yang aman. Cara menghitungnya adalah dengan mengurangi umur dengan 220, kemudian menguranginya lagi dengan 10 persen. “Jika tidak ada gejala, denyut nadi maksimal yang aman bisa dicapai. Namun, jika gejala muncul, sebaiknya berhenti dan klarifikasi kondisi terlebih dahulu,” ujarnya.

Pemeriksaan rutin jantung juga menjadi poin penting yang harus diperhatikan, apalagi bagi mereka yang ingin terlibat dalam olahraga kompetitif atau rekreasional. “Lakukan screening jantung terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada penyakit laten yang bisa membahayakan saat berolahraga,” katanya. Dengan begitu, tubuh akan lebih siap dan terhindar dari risiko gangguan jantung saat beraktivitas fisik.

Keaktifan fisik adalah kunci untuk kesehatan yang optimal, tetapi dengan mengikuti tips dr. Yamin ini, Anda bisa menjaga kenyamanan dan keselamatan jantung saat berolahraga di cuaca panas.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan