Tebing Setinggi 8 Meter Longsor di Bogor Akibat Hujan Lebat, Menimbulkan Bahaya untuk 1 Rumah Warga

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tebing tinggi di Sungai Cibuluh, mencapai delapan meter, runtuh di Bogor Utara, Kota Bogor. Kejadian ini diperkirakan disebabkan oleh hujan lebat dan erosi dasar tebing akibat aliran air sungai.

Menurut Kalak BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, pada Selasa (21/10/2025), tanah longsor tersebut memiliki ketinggian sekitar delapan meter dengan lebar sekitar dua belas meter, tepatnya di Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.

Longsor terjadi ketika wilayah Kota Bogor sedang mengalami curah hujan yang sangat lebat, sekitar pukul 16.41 WIB. Dimas menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi dan erosi tanah yang parah akibat aliran air Sungai Cibuluh.

Selain itu, tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan. Namun, longsor tersebut mengancam satu rumah milik Yusi Niidawati.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor telah melakukan penilaian dan dokumentasi di lokasi kejadian. Untuk sementara, tebing yang runtuh ditutup dengan terpal untuk mencegah longsor yang lebih besar. “Assesmen dan dokumentasi dilakukan oleh tim TRC-PB BPBD Kota Bogor. Saat ini, tebing ditutupi terpal dan diperlukan tindakan lanjutan, seperti pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT), yang akan dilakukan oleh dinas terkait,” kata Dimas.

Dampak longsor seperti ini sering terjadi di daerah dengan curah hujan yang tinggi, terutama jika tanah sudah tidak stabil. Penanganan yang tepat dan cepat dapat mencegah kerusakan lebih jauh. Warga di sekitar area longsor dianjurkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.

Longsor tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga dapat menimbulkan dampak psikologis pada warga sekitar. Oleh karena itu, selain penanganan fisik, dukungan sosial juga sangat penting untuk membantu mereka yang terpengaruh.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan