Vivo X300 Pro berhasil menonjolkan keunggulannya dengan mengalahkan Xiaomi 17 Pro Max dalam hasil tes benchmark terbaru AnTuTu. Ponsel pintar premium ini, yang dilengkapi dengan chipset MediaTek Dimensity 9500, berhasil meraih skor yang lebih tinggi, memastikan posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam pasaran smartphone Android.
Informasi tersebut diungkapkan melalui sebuah bocoran yang disebarkan oleh pemberi tahu terpercaya, Sudhanshu Ambhore. Dilansir dari hasil tes tersebut, Vivo X300 Pro berhasil mencatat angka sebesar 3.956.885 poin, lebih tinggi dibandingkan Xiaomi 17 Pro Max yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm, dengan skor 3.731.077 poin. Meskipun perbedaan skor tidak terlalu besar, kemenangan ini cukup menonjol dalam persaingan ketat antara kedua brand tersebut.
Selain unggul dalam skor keseluruhan, Vivo X300 Pro juga menunjukkan performa yang superior dalam beberapa tes individu, termasuk pada CPU, GPU, dan manajemen memori. Optimasi yang baik antara komponen hardware dan software menjadikan perangkat ini sangat konsisten dalam berbagai uji coba. Hal ini juga memperkuat posisi MediaTek Dimensity 9500 sebagai chipset yang mampu menandingi produk terbaru dari Qualcomm.
Dalam tes Geekbench sebelumnya, Vivo X300 Pro juga sudah menunjukkan performa yang luar biasa, lebih mengukuhkan kedudukan Dimensity 9500 di pasar chipset flagship. Namun, dalam hal manajemen termal, Xiaomi 17 Pro Max memiliki nilai lebih dengan suhu operasi lebih rendah, yaitu 17,2 derajat Celsius, dibandingkan Vivo X300 Pro yang mencapai 20,6 derajat Celsius.
Kedua perangkat ini merupakan produk terbaru yang baru saja masuk di pasaran, mewakili generasi terbaru smartphone flagship dari dua brand besar asal China. Perbedaan suhu operasi yang terlihat di tes ini kemungkinan bisa diperbaiki melalui update sistem di masa depan. Vivo X300 Pro juga membawa inovasi performa baru, termasuk dukungan sistem OriginOS Global, kamera beresolusi 200MP, dan kemampuan merekam video 4K 120fps yang bisa bersaing dengan iPhone. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan daya charging 90W dan bakterai 6.500 mAh, menjadikannya pilihan yang menarik bagi pengguna yang mencari kinerja dan ketahanan baterai yang baik.
Hasil tes ini memberikan gambaran jelas tentang persaingan smartphone flagship Android tahun ini. Dengan kedua perangkat masih dalam tahap awal peluncuran, mungkin ada banyak penyempurnaan yang bisa dilakukan melalui update software di masa depan. Konsumen dapat mengharapkan pengalaman pengguna yang lebih baik dari kedua perangkat flagship ini di kemudian hari.
Dalam dunia teknologi smartphone yang terus berkembang, performa tinggi bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan. Kombinasi antara hardware berkualitas tinggi dan optimasi software yang matang adalah kunci utama. Vivo X300 Pro telah membuktikan bahwa ia siap bersaing di level tertinggi, bukan hanya dalam tes benchmark, tetapi juga dalam pengalaman sehari-hari. Dengan kemampuan multimedia canggih dan fitur-fitur inovatif, ponsel ini bukan hanya menjadi pilihan untuk para pecinta teknologi, tetapi juga sebagai alat yang bisa memberdayakan produktivitas dan kreativitas.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Penulis Berpengalaman 5 tahun.