Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Prof. Abdul Kadir, mengungkapkan potensi kekurangan dana pada tahun mendatang. Salah satu penyebab utamanya adalah tidak adanya penyesuaian biaya iuran bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurutnya, dengan kondisi saat ini, dana BPJS Kesehatan masih bisa bertahan hingga Juni 2026. Namun, setelah periode tersebut, kemungkinan besar akan terjadi defisit anggaran.
Untuk menghindari situasi tersebut, apa langkah yang harus dilakukan? Dalam wawancara yang sama, anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Mahesa Paranadipa Maykel menjelaskan ada beberapa alternatif yang sedang dipelajari oleh berbagai pihak terkait.
Setidaknya delapan skenario sedang diperdebarkan, termasuk peningkatan iuran peserta, penambahan alokasi dana untuk peserta bantuan iuran PBI, serta peningkatan batas atas penghasilan bagi peserta pekerja penerima upah (PPU).
Menurut Mahesa, kebijakan harus diatur dengan hati-hati agar tidak menimbulkan keributan di masyarakat. Namun, prinsip utamanya adalah tidak mengurangi manfaat yang sudah ada. Mungkin ada tambahan manfaat, tetapi terkait dengan iuran, perlu dipertimbangkan dengan bijak.
Berbagai studi menunjukkan bahwa peningkatan iuran JKN harus disertai dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat merasa adil dan terbawa manfaat. Studi kasus di negara-negara lain menunjukkan bahwa penyesuaian tarif iuran yang terperinci dan transparan dapat meningkatkan penerimaan masyarakat.
Tak hanya itu, integrasi sistem informasi kesehatan dan peningkatan efisiensi operasional juga dapat membantu mengoptimalkan penggunaan anggaran BPJS. Dengan demikian, perbaikan manajemen finansial dan peningkatan layanan akan menjadi kunci dalam memastikan kestabilan keuangan BPJS Kesehatan jangka panjang.
Membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan bukan hanya tentang dana, tetapi juga tentang kepercayaan masyarakat. Dengan kebijakan yang matang dan transparan, BPJS Kesehatan dapat terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.