Maaf dari Erick Thohir dalam Pengunduran diri sebagai Menteri BUMN

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Erick Thohir selesai menjabat sebagai Menteri BUMN setelah digantikan oleh Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih. Acara perpisahan dihadiri oleh seluruh jajaran Kementerian BUMN, dimana Erick tampak emosional saat berbicara dan sempat menurunkan kepala saat meminta maaf.

Selama enam tahun memimpin Kementerian BUMN, Erick merasa perlu meminta pengampunan atas kesalahan yang mungkin telah dilakukan, dengan harapan semua upaya dilakukan untuk perkembangan negara. Dalam kata-katanya, Erick menyatakan bahwa setiap langkahnya selama menjabat selalu ditujukan untuk kemajuan Indonesia.

Erick memulai jabatan sebagai Menteri BUMN pada Oktober 2019 di bawah Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo dan terus memimpin di Kabinet Merah Putih hingga September 2025. Dalam acara perpisahan itu, Erick mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Kementerian BUMN atas dedikasi mereka dalam membangun negara.

Dengan memiliki nada yang penuh harapan, Erick berpesan agar para pegawai menjaga dan meningkatkan kinerja mereka, karena negara memerlukan tenaga-tenaga terbaik. Dia juga menitipkan pesan kepada Dony Oskaria, yang akan menggantikan posisinya sebagai Plt. Menteri BUMN, untuk melanjutkan perjuangan.

Erick Thohir menyebut bahwa semua yang telah dibangun bersama ini bukan hanya milik individu, tetapi milik seluruh bangsa. Dia mengingatkan bahwa perjuangan yang dilakukan tidak berhenti dengan berakhirnya jabatannya, tetapi harus terus dilanjutkan oleh generasi penerus.

Pemindahan jabatan Erick Thohir menjadi momentum yang menandai perubahan kepemimpinan di Kementerian BUMN. Dengan pergeseran ini, diharapkan Kementerian BUMN dapat terus berinovasi dan berkontribusi signifikan dalam pembangunan nasional. Setiap langkah yang dilakukan, baik oleh Erick maupun pihak yang baru, patut diperhatikan dan didukung untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

Menjabat di Kementerian BUMN bukanlah tugas yang mudah, tetapi Erick Thohir menunjukkan komitmen yang kuat dalam memimpin dan menginspirasi para pegawainya. Pesannya untuk terus menjaga integritas dan kinerja tinggi menunjukkan kepemimpinan yang murni. Di masa depan, diharapkan para penerus dapat melanjutkan visi yang sama dan membawa Kementerian BUMN ke tingkat yang lebih tinggi.

Ketika seseorang berjuang untuk tanah air, ia tidak hanya melayani sebuah institusi, tetapi juga mengabdi pada generasi mendatang. Setiap kesalahan yang terjadi adalah pelajaran berharga yang akan membuat perjalanan menuju kemajuan lebih matang dan kuat.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan