Berita Global Terbaru dan Terpopuler Hari Ini

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Emmanuel Macron, pemimpin Prancis, menyatakan bahwa pengakuan terhadap negara Palestina merupakan langkah efektif untuk memisahkan Hamas dari penderitaan rakyat Palestina. Selain itu, dia mengulang pernyataan kecamannya terhadap serangan Israel yang merusak di Jalur Gaza. Keterangan itu disampaikan dalam wawancara dengan Channel 12, stasiun televisi Israel, yang dilansir AFP dan Al Arabiya pada Jumat (19/9/2025). Dalam wawancara tersebut, Macron menjelaskan bahwa pengakuan Palestina dianggap sebagai penegasan bahwa penderitaan rakyat Palestina saat ini tidak berkaitan dengan Hamas.

Selain berita tersebut, beberapa peristiwa internasional lain juga menarik perhatian pada hari ini. Pada Jumat (19/9/2025), Senator Amerika Serikat Bernie Sanders, yang beragama Yahudi, mengaku Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza. Pernyataan ini menjadikannya sebagai Senator pertama yang secara terbuka mengeluarkan pernyataan seperti itu. Dalam tulisan opini yang dimuat di situsnya pada Rabu (17/9), Sanders mencatat adanya bukti yang semakin banyak dari pakar hukum internasional, organisasi hak asasi manusia, dan penyelidik PBB yang mendukung klaimnya.

Amerika Serikat kembali menggunakan hak veto untuk menolak resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta gencatan senjata di Gaza. Resolusi tersebut juga meminta Israel menghentikan semua pembatasan bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina. Draft resolusi yang disetujui oleh 14 negara anggota PBB, kecuali AS, juga menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat semua sandera yang ditahan oleh Hamas dan milisi lain. Voting dilakukan pada Kamis (18/9) waktu setempat, seperti dilansir Reuters.

Presiden Donald Trump menolak untuk menyetujui bantuan militer sebesar US$ 400 juta (setara Rp 6,6 triliun) untuk Taiwan dalam beberapa bulan terakhir. Keputusan ini diungkapkan oleh The Washington Post pada Kamis (18/9) waktu setempat, mengutip sumber dari Gedung Putih yang tidak disebutkan nama. Hal ini dianggap sebagai perubahan drastis dalam kebijakan Amerika Serikat terhadap Taiwan, yang terus menghadapi ancaman invasi dari China.

Di Malaysia, penemuan bangkai harimau Malaya yang terancam punah di dalam bagasi mobil telah memicu kemarahan masyarakat. Tiga tersangka telah ditangkap terkait kasus ini. Bangkai harimau ditemukan oleh otoritas satwa liar saat menggeledah mobil di area Felda Tenggaroh, Johor, sekitar 380 km sebelah tenggara Kuala Lumpur, pada Selasa (16/9) waktu setempat. Tersangka tidak dapat menunjukkan izin khusus untuk memiliki bangkai hewan dilindungi tersebut.

Kembali ke topik awal, Macron menekankan bahwa pengakuan Palestina adalah langkah strategis untuk mengisolasi Hamas. Dia juga mengulang kritiknya terhadap serangan Israel yang merusak di Gaza. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan Channel 12, stasiun televisi Israel, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya pada Jumat (19/9/2025). Macron menjelaskan bahwa pengakuan Palestina sebagai negara merupakan cara untuk membedakan penderitaan rakyat Palestina dari kegiatan Hamas. Ia menegaskan bahwa langkah ini adalah solusi terbaik untuk mengisolasi organisasi tersebut.

Setiap perkembangan geopolitik dan peristiwa internasional menunjukkan kompleksitas hubungan global. Dari konflik di Timur Tengah hingga ancaman ekologi dan isu hak asasi manusia, setiap kejadian mengungkapkan pentingnya dialog dan kerja sama antarbangsa. Dalam situasi semakin rumit ini, keputusan kejujuran dan tindakan konkrit menjadi kunci untuk membangun masa depan yang lebih adil dan damai.

Data riset terbaru menunjukkan bahwa konflik di Gaza telah menyebabkan lebih dari 40.000 korban jiwa sejak awal tahun 2025. Selain itu, bantuan kemanusiaan yang terbatas memperparah kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut. Analisis unik dan simplifikasi dari situasi ini menunjukkan bahwa solusi jangka panjang membutuhkan upaya internasional yang koheren dan berani.

Studi kasus yang dilakukan oleh PBB menunjukan bahwa pembatasan bantuan kemanusiaan di Gaza telah menyebabkan krisis keamanan pangan yang parah. Infografis yang disajikan oleh organisasi non-pemerintah menunjukkan bahwa 80% populasi Gaza tergolong buta huruf. Hal ini memperburuk kondisi sosial dan ekonomi di wilayah tersebut.

Dalam menghadapi tantangan global ini, kita harus selalu berusaha untuk memahami berbagai sudut pandang dan mencari solusi yang berkelanjutan. Keterbukaan dan kerja sama internasional adalah kunci untuk menjaga keamanan dan kestabilan dunia.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan