Pertagas Melaporkan Penyaluran Gas dan Minyak Senilai 290 Ribu MMSCF dan 31 Juta Bare

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

PT Pertamina Gas (Pertagas) mengalami peningkatan volume transportasi gas dan minyak dalam semester I 2025. Data menunjukkan pengiriman gas mencapai sekitar 290 ribu MMSCF, sementara minyak sekitar 31 juta BBL. Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, menuturkan bahwa pencapaian ini didukung oleh serapan gas dari industri di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan.

Indra juga mengungkapkan bahwa keberhasilan ini dipengaruhi oleh keandalan infrastruktur energi yang dimiliki Pertagas. Perusahaan ini saat ini mengoperasikan 2.713 km pipa gas bumi dan 605 km pipa minyak bumi yang terhubung dengan jaringan Subholding Gas Pertamina.

Direktur Teknik dan Operasi, Agung Indri Pramantyo, menyatakan bahwa adanya peningkatan ini juga dipengaruhi oleh Pipa Minyak Rokan sepanjang 343 kilometer. Sejak beroperasi tahun 2022, pipa ini menjadi jalur utama penyaluran minyak dari Blok Rokan, salah satu kawasan penghasil minyak terbesar di Indonesia. Selain itu, Pipa Minyak Rokan juga memberikan manfaat ekonomi lokal, termasuk penyerapan tenaga kerja dan program CSR.

Sementara itu, Direktur Komersial, Ryrien Marisa, menjelaskan bahwa infrastruktur terintegrasi Pertagas menjadi pendukung utama penyaluran energi di seluruh Indonesia. Saat ini, Pertagas melayani 71 pelanggan industri, termasuk sektor listrik, pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, hingga jaringan gas kota (city gas). Selain itu, perusahaan juga mendukung lebih dari 17 ribu UMKM dan 270 ribu rumah tangga di seluruh Indonesia.

Pertagas juga mengandalkan sinergi dengan anak perusahaan dan joint venture. Misalnya, Perta Samtan Gas mencatat produksi LPG sekitar 62 ribu ton dalam semester pertama 2025, sementara Perta Arun Gas berhasil merealisasikan regasifikasi LNG sekitar 26 ribu BBTU untuk menopang kebutuhan energi di Sumatera, khususnya untuk sektor listrik dan pupuk.

Keberhasilan ini bukan hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi simbol pembangunan yang memberikan manfaat ganda. Hal ini meliputi penerimaan negara yang terjaga, kebutuhan industri yang terpenuhi, dan manfaat sosial serta ekonomi bagi masyarakat sekitar.

PT Pertagas menunjukkan kesuksesan dalam mengembangkan infrastruktur energi yang tidak hanya mendukung industri, tetapi juga memberikan dampak positif pada masyarakat. Dengan melibatkan berbagai pihak dan optimalkan fasilitas yang ada, perusahaan ini terus berperan penting dalam menggerakkan ekonomi dan memenuhi kebutuhan energi di Indonesia.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan