Siswa Lamongan Mengeracuni Setelah Makan MBG

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Terkonfirmasi, 13 siswi dan siswa SMA Negeri 2 Lamongan mengalami gejala keracunan setelah mengkonsumsi makanan bergizi yang didistribusikan secara gratis. Sejumlah siswa tersebut segera diantisipasi dengan perawatan medis di rumah sakit.

Menurut Anggraeni dari Humas SMA Negeri 2 Lamongan, tersebar laporan tentang beberapa siswa yang menderita gejala-gejala seperti pusing, muntah, dan menggigil. Pada pukul 15.38 WIB, tiga siswa langsung dibawa ke Rumah Sakit Nassul Ummah untuk pengobatan lebih lanjut.

Wakil sekolah tersebut menambahkan, gejala gejala tersebut baru muncul sejak pukul 14.30 WIB. Sayangnya, pihak sekolah tidak dapat menentukan penyebab pasti dari keracunan ini, karena mereka bukan ahli medis. “Siswa-siswa kita mengatakan berbagai macam sumber makanan yang dikonsumsi sebelumnya. Beberapa menyantap di kantin, namun kami tidak bisa menentukan penyebab pasti,” jelasnya.

Saat ini, pihak sekolah masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak medis terkait kasus keracunan massal ini. Mereka berharap dengan informasi tersebut, dapat memastikan sumber dan penyebab yang sebenarnya.

Melalui peristiwa ini, penting bagi sekolah dan pihak terkait untuk lebih memperhatikan keamanan dan kualitas makanan yang disediakan bagi siswa. Keracunan massal tidak hanya menimbulkan risiko kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu keteraturan aktivitas sekolah. Oleh karena itu, pemantauan dan pengawasan terhadap distribusi makanan di sekolah perlu ditingkatkan agar insiden seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan