Serang Siap Hadapi Banjir, Kapolres Desak Polsek Sibuk Siapkan Posko Bantuan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

AKBP Condro Sasongko, Kepala Polres Serang, telah mengidentifikasi beberapa wilayah di Kabupaten Serang yang rentan terhadap banjir. Dalam respons terhadap hal ini, dia meminta setiap Polsek untuk membentuk posko siaga bencana. Condro menjelaskan bahwa tidak seluruh wilayah Serang yang rentan, melainkan tiga titik tertentu, seperti yang tercatat pada tahun sebelumnya, yaitu Jawilan, Ciruas, dan Cikande.

Untuk memastikan persiapan yang optimal, Condro telah memerintahkan setiap Polsek untuk menyediakan posko siaga bencana sejak awal minggu ini. Selain itu, dia juga melakukan kunjungan langsung ke korban banjir di Kampung Jempling, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin. Selain menyalurkan bantuan dan bakti sosial, Condro berharap masyarakat korban dapat menerima dukungan yang lebih dari pemerintah maupun pihak lainnya.

Dalam wawancara, Condro mengungkapkan keharapan bahwa bantuan yang diberikan bisa memenuhi kebutuhan segera. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tabah dalam menghadapi banjir dan mendorong mereka untuk mengamankan barang berharga serta dokumen penting di rumah. Dengan masuknya musim hujan, dia menekankan pentingnya waspada dan langkah-langkah pencegahan agar barang-barang penting tidak rusak atau hilang.

Di samping itu, Condro juga memprioritaskan keamanan pangan bagi warga yang terkena dampak banjir. Dia menyuruh Kapolsek untuk terus memantau kondisi di lapangan, melakukan koordinasi dengan instansi terkait, pemerintah desa, serta pengurus RT/RW, dan memastikan tidak ada warga yang kekurangan makanan.

Studi kasus menunjukkan bahwa banjir secara rutin terjadi di wilayah tersebut, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Data dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa wilayah Jawilan, Ciruas, dan Cikande selalu menjadi titik kritis. Hal ini menandakan bahwa perencanaan dan koordinasi antara instansi need to be continually improved to minimize the impact on communities.

Analisis unik menunjukkan bahwa ada kesempatan untuk meningkatkan sistem peringatan dini dan juga melibatkan lebih banyak pihak dalam tanggap darurat. Dengan adanya posko siaga bencana yang dikelola oleh Polsek, diharapkan koordinasi antara pihak berwajib dan masyarakat akan lebih efektif. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya persiapan pribadi dalam menghadapi banjir juga perlu ditingkatkan melalui edukasi dan sosialisasi.

Ketika musim hujan tiba, peringatan ini menegaskan pentingnya keamanan pangan dan perlindungan aset penting. Condro mengingatkan bahwa tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan instansi terkait sangat krusial. Dengan adanya dukungan yang lebih baik, diharapkan masyarakat akan lebih siap menghadapi bencana dan dapat pulih dengan lebih cepat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan