Komisi XIII DPR melakukan rapat kerja dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk meminta peningkatan program pengembangan kesadaran hukum di masyarakat. Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan kerusuhan yang terjadi setelah demonstrasi beberapa waktu lalu.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, pada hari Senin (15 September 2025) menyoroti bahwa kerusuhan sebelumnya terjadi karena keterbatasan pemahaman masyarakat tentang hukum. Ia menegaskan bahwa insiden seperti penjarahan dan kerusuhan harus dihindari agar tidak terjadi lagi.
“Kesimpulan dari peristiwa kemarin menunjukkan betul-betul bagaimana rakyat masih kurang memiliki pengetahuan hukum yang kuat. Hal ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua untuk mendorong pembinaan yang lebih baik,” katanya.
Selain itu, Sugiat juga mengajukan usulan agar Kemenkumham meningkatkan jumlah organisasi bantuan hukum di berbagai wilayah. Ia menambahkan bahwa lembaga-dukungan hukum ini sangat penting untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi hukum.
“Kehadiran organisasi bantuan hukum di daerah terpencil merupakan bukti nyata pemerintah dalam mendukung pelayanan hukum bagi rakyat,” tegasnya.
Komisi XIII DPR siap bekerjasama dengan Kemenkumham dalam penyusunan program-program tersebut, karena program semacam ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 30% masyarakat Indonesia masih kurang memahami peraturan-peraturan dasar negara. Ini menunjukkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pemahaman hukum melalui pendidikan dan sosialisasi yang lebih intensif.
Studikasus di daerah terpencil, seperti di Papua dan Nusa Tenggara Timur, menunjukkan bahwa adanya pos bantuan hukum dapat mengurangi konflik sosial hingga 40%. Hal ini membuktikan bahwa aksesibilitas informasi hukum sangat berpengaruh terhadap stabilitas sosial.
Menghadapi tantangan ini, pendekatan yang holistik dibutuhkan. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk mengedukasi rakyat, terutama di daerah terpencil, tentang pentingnya mematuhi hukum. Dengan demikian, kerusuhan dan pelanggaran hukum dapat diminimalisir.
Sekarang waktu bagi setiap individu untuk menjadi agen perubahan. Pendidikan hukum harus menjadi prioritas, bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi sebagai landasan untuk menjaga keselarasan dan damai dalam masyarakat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.