Mainan 18+ ‘Black Mamba’ yang Viral di Masa Terakhir

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Saat ini, istilah “black mamba” menjadi perbincangan hangat, terkait dengan perk unsubstitutednya alat bantu seks yang Joaquined ditemukan di selama insiden penjarahan rumah seorang tokoh politik. Sebuah foto yang berkaitan dengan kasus ini disebut-sebut menunjukkan “black mamba” di lokasi kejadian.

Namun, kemudian terbongkar bahwa foto tersebut bukan gambar baru, melainkan foto lama yang sudah beredar sebelum ini dengan penjelasan yang menyesatkan. Meskipun demikian, bagaimana sebenarnya definisi “black mamba” dalam konteks mainan seksual?

Istilah ini mengacu pada jenis alat bantu seksual tertentu, khususnya yang berukuran besar dan berwarna gelap. Beberapa merek menawarkan varian “black mamba” dengan karakteristik serupa, termasuk ukuran besar dan warna hitam. Beberapa produk ini berbentuk dildo, sementara lainnya dilengkapi dengan fitur vibrator yang dapat bergetar. Fungsinya tetap sama, yaitu sebagai alat pendukung aktivitas intim.

Menurut African Snakebite Institute, “black mamba” juga merupakan sebutan untuk spesies ular berbisa yang berbahaya di Afrika dengan nama ilmiah Dendroaspis polylepis. Ular ini adalah jenis ular berbisa terbesar di benua itu, dengan panjang maksimum mencapai 4,5 meter. Meski dinamai “black mamba,” ular ini jarang memiliki warna hitam. Warna yang umum ditemukan meliputi hijau zaitun, zaitun tua, coklat keabu-abuan, abu-abu muda, atau abu-abu metalik, kadang dengan bercak gelap di sisi tubuhnya.

Bisa ular ini memiliki potensi neurotoksik yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas dalam waktu 30 menit. Antibisa dapat digunakan untuk menangani racun ini, namun biasanya dibutuhkan jumlah yang banyak, yakni 10 hingga 15 vial.

Meski sama-sama terkait dengan warna hitam, “black mamba” memiliki makna yang beragam. Istilah ini juga digunakan di berbagai bidang, termasuk olahraga dan industri hiburan. Sebagai contoh, satu merek sepatu olahraga pernah merilis varian “black mamba” dengan warna hitam. Sementara grup K-pop aespa juga memiliki lagu berjudul “Black Mamba,” yang menceritakan tentang penjahat gelap yang menghalangi hubungan para anggota dengan avatar mereka, menurut Soompi.

Meskipun awalnya menjadi topik hangat karena isu kontroversial, “black mamba” memiliki makna yang lebih luas dan bervariasi di berbagai bidang. Dari alat bantu seksual hingga simbol dalam musik, istilah ini menunjukkan bagaimana suatu istilah bisa memiliki konotasi yang berbeda-beda tergantung konteksnya.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan