Bantuan Sembako dari Polres Dumai untuk Ojol, Wujudkan Diklat Polri Peduli Masyarakat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Unit Polairud Polres Dumai turun ke jalan untuk menyampaikan sembako kepada para pengendara ojek online di kota itu. Aksi ini bertujuan untuk memantapkan hubungan dengan driver ojol sambil menunjukkan keprihatinan Polri terhadap masyarakat.

“Inisiatif ini menunjukkan kembali hadirnya Polri di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini bisa membantu mengurangi beban para pengemudi ojol,” ungkap Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang pada hari Jumat (5/9/2025).

Kegiatan bermula di Jalan Bahtera, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, pada hari Kamis (4/9/2025). Polisi tidak hanya menyebarkan bantuan, tetapi juga melakukan dialog langsung dengan para driver yang berkumpul di pangkalan.

Lebih dari puluhan paket sembako yang terdiri dari 5 kilogram beras SPHS dan 1 liter minyak goreng diserahkan kepada para pengemudi ojol. Acara yang dipimpin Kasatpolairud Polres Dumai AKP Ronni TM Sitinjak ini mendapat sambutan hangat dari para penerimanya.

Sitinjak menjelaskan kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya cooling system yang dilakukan Polres Dumai untuk menciptakan kondisi yang harmonis. “Dengan mendekatkan diri kepada masyarakat, diharapkan dapat terbentuk komunikasi yang baik dan kerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan, Rahmat, mengungkapkan terima kasih atas upaya Polres Dumai. Ia merasa bantuan beras dan minyak goreng sangat membantu di tengah keterbatasan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berguna bagi kami. Dalam situasi yang sulit sekarang, sembako ini sangat mendukung kebutuhan sehari-hari,” kata Rahmat. Ia juga mengungkapkan rasa terhubung yang lebih kuat dengan aparat keamanan. “Kami merasa lebih dekat dengan polisi. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” harap dia.

Kehadiran aktif Polri dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol, bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas sosial. Inisiatif ini menunjukkan bahwa kepedulian berartinya bukan hanya dalam kata-kata, tetapi juga dalam tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Upaya seperti ini tidak hanya memberikan manfaat material, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang antara aparat dengan warga. Dengan demikian, setiap usaha kecil dari pihak berwajib dapat menginspirasi perubahan positif yang lebih luas dalam menciptakan masyarakat yang lebih saling peduli dan solid.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan