Putin dan Modi Datang ke China untuk Hadir dalam Pertemuan yang Dicanangkan Xi Jinping

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pada hari Minggu (31 Agustus 2025), Tianjin menjadi tuan rumah bagi pemimpin dunia yang diundang oleh Presiden China, Xi Jinping, dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO). Di antara tamu kehormatan yang hadir adalah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi, yang telah tiba di lokasi acara tersebut. Kehadiran mereka merupakan bagian dari upaya Xi untuk memposisikan China sebagai pemain utama dalam dinamika regional Eurasia. KTT ini diadakan tepat sebelum parade militer megah di Beijing, yang rencananya akan memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Anggota SCO meliputi negara-negara seperti China, India, Rusia, Pakistan, Iran, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Belarus, dengan 16 negara lain sebagai pengamat atau mitra dialog. Putin hadir bersama delegasi senior Rusia, sementara Xi menjalin pertemuan bilaternal dengan pemimpin dari Maladewa, Azerbaijan, Kirgistan, dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko, salah satu pengikut setianya. Selain itu, Modi, yang melakukan kunjungan pertamanya ke China sejak 2018, berbincang dengan Xi tentang kerja sama bilateral, mengungkapkan komitmen India untuk memperdalam hubungan dengan China. Kedua negara tersebut, yang merupakan populasi terbesar di dunia, telah menjadi rival dalam persaingan pengaruh di Asia Selatan, termasuk secara sengit pada tahun 2020. “Kerja sama kita akan memengaruhi kesejahteraan 2,8 miliar penduduk dan umat manusia secara keseluruhan,” katanya kepada Xi.

Pertemuan ini dilangsungkan di Tianjin Guest House, sebuah tempat yang tenang dan dikelilingi pemandangan alami. Jaga keamanan ketat dilaksanakan di sekitar lokasi tersebut, sementara sekitaran Tianjin dibatasi aksesnya. Poster-poster resmi SCO yang menghiasi jalanan menyampaikan pesan seperti “saling menguntungkan” dan “kesetaraan” dalam bahasa Mandarin dan Rusia. China dan Rusia sering merujuk SCO sebagai alternatif NATO. KTT ini menjadi yang pertama sejak Donald Trump kembali menjadi Presiden Amerika Serikat. Lebih dari 20 pemimpin, termasuk Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, hadir dalam pertemuan SCO terbesar sejak didirikannya pada 2001. Diperkirakan Putin akan memanfaatkan kesempatan ini untuk membahas konflik Ukraina dan program nuklir Teheran dengan Erdogan dan Pezeshkian.

KTT ini juga diadakan beberapa hari sebelum India terkena hukuman berupa kenaikan tarif AS atas produk impornya sebagai balasan atas pembelian minyak Rusia oleh New Delhi. Banyak pemimpin juga akan hadir di Beijing pada Rabu mendatang untuk menghadiri parade militer, yang dianggapan akan dihadiri oleh Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara.

Para pemimpin dunia yang hadir dalam KTT SCO di Tianjin menunjukkan betapa pentingnya kerjasama regional dalam mengejar stabilitas dan kemakmuran bersama. KTT ini bukan hanya mengukuhkan ikatan antara China dan negara-negara anggota SCO, tetapi juga membuka pintu bagi diskusi strategis yang dapat membentuk masa depan politik dan ekonomi Asia. Pertemuan ini mengingatkan kita bahwa kerjasama antarnegara menjadi kunci untuk menanggapi tantangan global, baik dalam bidang politik, ekonomi, maupun keamanan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan