PT Pertamina (Persero) terlibat aktif dalam mendukung ketahanan pangan melalui program Kalijaran Masyarakat Pengelola Pertanian Berkelanjutan (MAPAN). Energi bersih dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan tenaga angin (PLTB) kini difungsikan untuk menyiram sawah, hortikultura, dan aktivitas perikanan. Program ini, yang diinisiasi oleh PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit IV Cilacap (RU IV), berhasil mengubah 25 hektar lahan yang rentan kering menjadi area produktif. Selain itu, Pertamina juga mendidik 35 petani dan melibatkan 90 tenaga kerja dalam pengelolaan Desa Energi Berdikari (DEB) Kalijaran.
Sebelumnya, petani di daerah tersebut hanya bisa bertani saat musim hujan karena keterbatasan akses air. Penggunaan pompa menjadi alternatif mahal dan berdampak buruk pada lingkungan. Setelah diberdayakan oleh Pertamina, irigasi kini dioptimalkan dengan PLTS dan PLTB, menghasilkan energi terbarukan sebesar 12.540 Watt Peak. Ini membantu mengurangi emisi karbon hingga 2.860 ton COâ‚‚eq setahun. Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Sugih Priyatno mengungkapkan, kini para petani dapat panen tiga hingga enam kali setahun dengan pendapatan yang naik drastis dari Rp 80 ribu menjadi Rp 800 ribu per bedeng.
Sumber energi bersih ini juga digunakan untuk penyimpanan air dan budidaya ikan. Petani yang terlibat mengabdi mencatat peningkatan pendapatan sebesar Rp 1,7 juta hingga Rp 2,3 juta per panen. Pertamina juga menyediakan mesin penggilingan padi dan jagung, serta fasilitas penyimpanan hasil panen. Gabah yang dipanen dapat diolah dan dikemas, sedangkan dedak menjadi pakan ternak. Priyatno membangun harapan bahwa masyarakat bisa mandiri melalui energi terbarukan, membuat desa lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina, menekankan bahwa MAPAN Kalijaran adalah bagian dari program DEB untuk mendorong kemandirian ekonomi desa dan pengurangan emisi karbon. “DEB merupakan bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan Pertamina untuk mengembangkan energi transisi. Kami harapkan ini dapat mendukung kemandirian ekonomi, energi, dan ketahanan pangan, sesuai dengan visi Asta Cita Pemerintah Indonesia,” ujarnya.
Pertamina terus menggerakkan transisi energi dengan target pencapaian net zero emission pada tahun 2060. Inisiatif ini diarahkan untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan penerapan prinsip lingkungan, sosial, serta tata kelola (ESG) dalam bisnisnya.
Energi terbarukan bukan hanya menjamin kelestarian lingkungan, tetapi juga mengukir masa depan yang lebih rijang bagi petani. Dengan manfaatkan sumber daya alam secara bijak, desa-desa di Indonesia bisa menjadi contoh kemandirian yang inspiratif. Pertamina telah membuktikan bahwa inovasi teknologi dan kerjasama yang padu dapat mengubah nasib masyarakat, satu langkah demi meraih keberlanjutan yang sejati.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.