Antisipasi Aksi Massa, Pertamina Terapkan Penutupan SPBU

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

PT Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi bahwa seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) masih beroperasi sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat setelah terjadinya kerusuhan pada Jumat (29/8) di Jakarta. Perusahaan ini juga akan mengatur jam operasi SPBU berdasarkan situasi dan kondisi terbaru di lapangan.

“Secara prinsip, semua SPBU beroperasi seperti biasa hari ini. Penyesuaian jam buka dan tutup SPBU dilakukan sesuai dengan kondisi terkini,” ungkap Roberth Marchelino Verieza, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, kepada Thecuy.com, Sabtu (30/8/2025).

Dia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan untuk menutup lebih awal beberapa SPBU pada Jumat (29/8), khususnya di wilayah sekitar lokasi kerumunan massa. Selain itu, Pertamina juga melakukan koordinasi dengan pihak keamanan untuk menjamin keselamatan.

“Upaya yang dilakukan untuk memastikan kondisi tetap kondusif antara lain dengan menutup lebih awal beberapa SPBU di area terpadu dengan massa. Selain itu, kami melakukan pemantauan dan memastikan keberadaan APAR serta bekerja sama dengan pihak keamanan,” katanya.

Roberth juga menyeru masyarakat agar bersama-sama menjaga keandalan dan keamanan fasilitas umum seperti SPBU, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan lancar.

“Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen melayani masyarakat dalam distribusi energi melalui SPBU dan mengajak masyarakat untuk bersama menjaga fasilitas umum ini agar pengadaan energi tetap terjamin,” tegasnya.

Peningkatan harga BBM non-subsidi pada awal tahun 2025 telah memicu reaksi dari masyarakat, termasuk aksi massa yang terjadi di Jakarta. Hal ini juga mempengaruhi operasi SPBU di beberapa wilayah. Studi kasus sebelumnya menunjukkan bahwa kenaikan harga BBM sering menjadi pemicu kerusuhan massa, terutama jika tidak disertai penjelasan yang jelas dari pihak berwenang. Hal ini mengingatkan pada pentingnya komunikasi yang transparan antara pemerintah dan masyarakat dalam mengelola isu harga bahan bakar.

Sebagai tambahan, infografis tentang dampak kenaikan harga BBM dapat membantu masyarakat memahami bagaimana perubahan harga tersebut mempengaruhi keuangan rumah tangga. Visualisasi data seperti ini dapat membantu memperjelas informasi dan mencegah spekulasi yang tidak perlu.

Masyarakat diharapkan dapat tetap tenang dan mengutamakan dialog dalam menanggapi perubahan harga BBM. Kerja sama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas distribusi energi dan mencegah kerusuhan yang berdampak negatif pada ekonomi dan keamanan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan