KRL menuju Rangkasbitung mengalami gangguan, penumpang terjebak di Stasiun Tanah Abang

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Commuter Line dari Tanah Abang ke Rangkasbitung terhenti sementara akibat demonstrasi massa di dekat Gedung DPR/MPR RI, Kamis, 28 Agustus 2025. Penghentian ini terjadi karena adanya kerumunan yang memasuki jalur rel antara Tanah Abang dan Palmerah.

Sementara itu, penumpang yang hendak menuju Rangkasbitung terpaksa tertahan di Stasiun Tanah Abang. Beberapa di antaranya memutuskan untuk meninggalkan stasiun dan mencari transportasi alternatif, namun sebagian masih menunggu di dalam stasiun.

Menurut pelaporan Thecuy.com sekitar pukul 17.50 WIB, keadaan saat penumpang akan memasuki Stasiun Tanah Abang menampilkan pemberitahuan penghentian sementara perjalanan KRL menuju Rangkasbitung yang dituliskan pada kertas di berbagai bagian stasiun, termasuk dekat pintu masuk.

Selanjutnya, akses menuju peron 5 dan 6 lewat jembatan penyeberangan orang (JPO) di Stasiun Tanah Abang telah ditutup dengan tiang pembatas. Dari peron 2, terlihat satu kereta yang terparkir di jalur 5 dengan pintu tertutup erat tanpa penumpang di dalamnya. Akibatnya, penumpang yang ingin menuju Rangkasbitung hanya bisa berdiam di dekat gedung baru Stasiun Tanah Abang. Hingga pukul 18.10 WIB, tidak ada kerumunan penumpang yang signifikan.

“Benar, KRL ke Rangkasbitung ditutup. Kami belum dapat konfirmasi berapa lama, karena aksi masih berlangsung di sekitar sana,” kata seorang petugas KCI di Stasiun Tanah Abang, Kamis, 28 Agustus 2025.

Sementara itu, para penumpang yang bermaksud menuju Rangkasbitung dianjurkan untuk meninggalkan Stasiun Tanah Abang dan pindah ke transportasi lain menuju Stasiun Kebayoran. Dari situ, mereka bisa melanjutkan perjalanan dengan Commuter Line ke Rangkasbitung, meski kemungkinan penumpang berkumpul banyak.

“Jika ingin keluar dari sini, pindah ke Stasiun Kebayoran dengan transportasi lain. Di sana operasinya normal. Mungkin di sana ramai,” ucapnya.

Sebelumnya, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menyampaikan bahwa sejak pukul 15.17 WIB, KRL Rangkasbitung hanya beroperasi hingga Stasiun Palmerah dan Kebayoran sebelum kembali ke Serpong/Rangkasbitung. “Jalur rel lintas Tanah Abang-Palmerah mengalami kerumunan massa. Oleh karena itu, sementara Commuter Line Rangkasbitung dari Stasiun Tanah Abang dihentikan,” ujar Joni dalam keterangan tertulis.

Operasi ini berlaku sementara hingga kondisi kembali aman. KAI Commuter menutup sementara perjalanan dari Stasiun Tanah Abang untuk menjamin keselamatan penumpang.

Joni juga merekomendasikan pengguna Commuter Line Rangkasbitung untuk memanfaatkan stasiun alternatif. Penumpang menuju Serpong/Rangkasbitung dapat menaiki dan turun di Stasiun Kebayoran, sedangkan mereka yang tujuannya Cikarang, Bogor, dan Tangerang bisa menggunakan Stasiun Karet.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi penumpang untuk tetap sabar dan mematuhi petunjuk dari pihak berwenang. Kerumunan massa bisa mengganggu operasional kereta dan mengakibatkan penumpukan penumpang. Oleh karena itu, pemilihan transportasi alternatif menjadi solusi yang bijak. Dengan memperhatikan informasi terbaru dan mengikuti arahan yang diberikan, perjalanan dapat berlangsung lancar meskipun ada gangguan sementara.

Ketika hadapi gangguan transportasi, adaptasi dan kesabaran menjadi kunci. Meskipun ada kendala, always look for the best solution to keep moving forward.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan