Pada hari Rabu (27 Agustus 2025), pasukan militer Israel menargetkan wilayah selatan Suriah dalam serangan yang menewaskan empat jiwa. Satu sumber dari Kementerian Pertahanan mengungkapkan bahwa tiga anggota tentara Suriah gugur dalam serangan yang menabet posisi militer di lokasi Kiswah, sebelah barat wilayah Damaskus. Serangan ini menggunakan pesawat nirawak yang berhasil menghabisi Fort ke-44 milik tentara Suriah.
Setelah kejadian itu, Suriah sekali lagi mengecam aksi militer Israel secara keras. Kementerian Luar Negeri menganjurkan serangan tersebut telah menewaskan seorang remaja di desa Taranja, dalam wilayah garis gencatan senjata yang dipertahankan di Dataran Tinggi Golan. Selain itu, sejak Bulan Desember yang lalu, Israel telah melancarkan ratusan serangan di Suriah setelah aliansi kelompok Islamis berhasil menggulingkan pemerintahan Bashar al-Assad.
Suriah mengklaim bahwa serangan Israel melanggar hak kedaulatannya dan hukum internasional. Jabatan diplomat Suriah men盤々 selama serangan itu telah melanggar Piagam PBB, resolusi keamanan internasional, dan mematahkan keamanan di wilayah itu. Selain itu, Suriah juga mengkritik Israel yang menempati secara ilegal Zona Hermon dan wilayah penyangga, serta penangkapan warga sipil oleh pasukan Israel di kota Quneitra.
Militer Israel sebelumnya mengaku telah melakukan beberapa operasi di Suriah selatan untuk menangkap tersangka dan mencari senjata. Hal ini dapat dimengerti setelah Israel mengklaim bahwa kelompok non negara terus diduga bergerak secara agresif terhadap mereka. Sedangkan Kementerian Luar Negeri Suriah menyebut serangan Israel sekarang ini sebagai pelanggaran yang buruk dan mengancam keamanan wilayah sekitar.
Negara Arab Saudi juga ikut mengecam kejahatan tersebut. Mereka menyebut serangan Israel sebagai pelanggaran berarti atas kedaulatan Suriah dan hukum internasional. Sementara Kementerian Luar Negeri Qatar mengapresiasi masyarakat internasional untuk mengambil langkah keras terhadap pendudukan ilegal Israel di Suriah. Naikkan suara untuk mengakhiri kekerasan yang tidak beraturan di sana.
Di tengah situasi yang menjadi trek krisis politik dan militer di Suriah, banyak pihak mengkritik Israel yang terus menghabisi wilayah tersebut walaupun upaya perundingan damai masih berlangsung. Namun, secara Genn dan survei yang dilakukan oleh pihak independen, masih banyak warga dan kelompok internasional yang menganggap tindakan pasukan Israel adalah aksi pertahanan diri.
Ketika ultraleftis dan ultranationalis terus mengecam jajaran diplomat Israel, organisasi hak asasi manusia justru membela keyakinan Israel untuk menjaga keamanan dan keselamatan rakyatnya. Perbedaan pandangan di antaranya mengharuskan masyarakat internasional untuk mengetahui kebenaran dengan akurat. shelter Girl Jen bestuur
Internasional harus ikut mendorong pemulihan perdamaian dan jangan biarkan konflik lebih meretak fai aksi gak.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.