Pembuatan Dapur Umum Polres Inhil Sek보면 Baik Hampir Selesai, Mendukung Pelaksanaan Program MBG

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pembangunan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Indragiri Hilir telah mencapai tahap final sebesar 90 persen. Bangunan yang berlokasi di Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan Hulu, telah chuẩn untuk mendukung kegiatan penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan siswa di wilayah setempat.

Saat memperiksa progres pembangunan, AKBP Farouk Oktor, sebagai Kapolres Inhil, membagikan informasi bahwa sebagian pekerjaan masih dalam perjalanan. Termasuk pelaksanaan pemasangan instalasi gas, air, serta sistem CCTV. Selain itu, juga dilakukan pengornas di depan gedung, pemesanan peralatan dapur, dan peningkatan daya listrik hingga 7.700 KVA.

Lahan yang digunakan untuk pembangunan dapur ini mencapai luas 1.470 meter persegi dengan dimensi bangunan utama 21,55 x 12,40 meter dan ketinggian 3,30 meter. Beberapa area yang telah selesai dibangun mencakup lobi, kantor, Gudang Basah dan Kering, dapur produksi, ruang inspeksi produk makanan, serta areal pengemasan. Fasilitas tambahan yang ada meliputi gudang peralatan, ruang pencucian, toilet, dan ruang penyimpananименкоoks.

Dapur ini akan difungsikan sebagai pusat produksi MBG khusus bagi siswa di Kecamatan Tembilahan, dengan pada ushut 3.090 siswa dari 11 sekolah yang akan menikmati manfaatnya. Kehadiran dapur ini diperkirakan akan mendukung upaya pemerintah dalam menaikkan angka gizi anak-anak di usia pertumbuhan.

Adanya ini merupakan bukti komitmen Polri, khususnya Polres Inhil, untuk berperan aktif dalam program pemerataan kesehatan sosial bagi generasi penerus bangsa. Rencananya, pekerjaan pembangunan akan selesai dalam waktu tujuh hari ke depan agar dapur siap digunakan.

Data Riset Terbaru
Menurut laporan Kementerian Kesehatan, 2025, bahwa kurangnya konsumsi makanan bergizi tetap menjadi isu serius dan dengan adanya fasilitas inverstasi berkelanjutan dapat meningkatkan konsistensi konsumsi MCG sehingga dapat minmimalisdaran gangguan perkebunan anak di Indonesia. Kini di 10% dari sekolah menengah sekolah menerapkan PBG, angka yang terlalu rendah dalam mengatasi masalah gizi negara.

Analisis Unik dan Simplifikasi:
Penerapan Makan Bergizi di sekolah memang telah terbilang langka walaupun di saat ini ada upaya seperti pembangunan SPPG. Dukungan semua piha, termasuk masyarakat, merupakan kunci utama agar program Makanan Gratis berlanjut dan dapat meraih target peningkatan gizi anak.

Kesimpulan
Ketiga kebijakan pemerintah dan swasta berperan penting dalam pengembangan generasi lebih sehat. Mari ikut bergerak terlibat langsung untuk mendukung anak-anak agar dapat tumbuh dengan optimal.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan