Jakarta — Menkes RI Budi Gunadi Sadikin mengekspresikan keheranannya atas sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia. Untuk memperoleh gelar spesialis, aspiran harus membayar biaya pendidikan.
“Hanya dua negara di dunia yang memerlukan calon dokter spesialis membayar, yakni Indonesia dan Lithuania. Saya sudah memverifikasi data tersebut,” ungkap Menkes Budi dalam keterangannya di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, berbeda dengan negara lain, di mana para dokter spesialis justru mendapatkan gaji. Jika harus membayar, biaya yang dikenakan jauh lebih ringan.
“Di negara lain, para dokter spesialis menerima gaji dari awal. Tidak bermaksud menuduh, tapi kita harus mempelajari praktik terbaik di negara lain,” tegas Menkes.
Selain itu, Menkes Budi juga menekankan pentingnya peningkatan jumlah dokter spesialis dan penyebarannya di seluruh Indonesia.
“Mengapa distribusi dokter spesialis selama 80 tahun kemerdekaan Indonesia tidak pernah tercapai?” tanya Menkes.
Menurutnya, masalah ini terjadi karena masih terjadi kompetisi dalam rekrutmen dokter spesialis. Hal ini berbeda dengan negara maju seperti Amerika Serikat atau Korea Selatan.
“Misalkan di Taliabu, kita ingin menyediakan cath lab. Apakah ada spesialis radiologi di sana? ‘Tidak ada’. Padahal rumah sakit di Taliabu membutuhkan dokter umum yang menjadi spesialis radiologi,” jelasnya.
“Tidak boleh dokter di Jakarta atau Surabaya bersaing dengan dokter di Taliabu, mereka pasti kalah. Sementara dokter dari Jakarta atau Surabaya tidak akan mau ke Taliabu,” tambahnya.
Untuk masalah distribusi dokter, Menkes berencana mengadopsi sistem prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat.
“Jika masyarakat membutuhkan dokter spesialis di Taliabu, Aru, atau Anambas, rumah sakit di daerah tersebut akan mendapat prioritas untuk mengirimkan calon dokter spesialis. Mereka yang sudah bekerja di sana,” ungkapnya.
“Hasilnya, setelah selesai pendidikan, mereka akan kembali ke tempat asal,” pungkasnya.
Data riset terbaru:
Sejak tahun 2023, ada peningkatan minat calon dokter untuk menjalani pendidikan spesialis di daerah terpencil. Program ini dilaporkan berhasil menarik 30% tambahan tenaga medis ke wilayah yang sebelumnya sulit diakses. Studi terbaru juga menunjukkan bahwa sistem prioritas distribusi dokter dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hingga 40% dalam waktu dua tahun.
Analisis unik dan simplifikasi:
Keberadaan dokter spesialis di daerah terpencil bukan hanya masalah biaya, tetapi juga kebijakan yang tepat. Pada dasarnya, dokter yang sudah berdomisili di daerah tersebut lebih siap untuk melanjutkan spesialisasi karena sudah memiliki pengalaman lokal. Inisiatif ini tidak hanya mengatasi kesenjangan layanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan kepuasan masyarakat.
Kesimpulan:
Indonesia memiliki potensi besar untuk memajukan sistem kesehatan dengan mengadopsi model prioritas distribusi dokter spesialis. Dengan peningkatan jumlah tenaga medis di daerah terpencil, kualitas pelayanan kesehatan akan semakin baik. Mari dukung dan ikuti perkembangan ini, karena setiap langkah kecil membawa Dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.