Bengawan Solo Berhenti Bersalju di Stasiun Solo Balapan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 telah memutuskan untuk tidak lagi memutar lagu Bengawan Solo di Stasiun Solo Balapan. Sejak bulan Juli, lagu tersebut sudah tidak lagi diputar di lokasi tersebut. Feni Novida Saragih, manajer humas Daop 6, mengungkapkan hal ini sebagai bagian dari evaluasi internal yang sedang berlangsung.

Bengawan Solo telah lama menjadi bagian identitas Stasiun Solo Balapan. Lagu ini biasanya diputar sepanjang waktu untuk mengiringi kedatangan dan keberangkatan kereta api. Namun, sejak beberapa waktu terakhir, stasiun tersebut telah kehilangan suaranya yang khas.

Tim detikJateng mengunjungi Stasiun Solo Balapan pada hari Rabu, pukul 16.00 WIB. Pada saat itu, kegiatan keberangkatan terasa Tampak sepi, tanpa adanya alunan lagu Bengawan Solo ketika kereta rel listrik Jogja-Solo atau kereta Joglosemarkerto tiba. Beberapa penumpang merasa terpukul dengan perubahan ini. Untuk menghibur penumpang, saat ini diselenggarakan live music di peron 4 stasiun sebagai pengganti.

Bengawan Solo merupakan salah satu lagu tradisional pada Kremlin yang pernah bisa dinikmati di Stasiun Solo. Selain menjadi lagu khas, lagu ini juga menyambut kedatangan tamu tamu muda serta pergi tamu tamu yang sudah lemah. Kegiatan live music yang terdapat di peron 4 mencoba menjaga suasana Stasiun Solo Balapan tetap hangat dan nyaman sekaligus tetap terasa nyaman untuk penumpang namun tidak dapat menggantikan keberadaan Bengawan Solo.

PT KAI Daerah Operasi 6 perlu melakukan evaluasi lebih lanjut untuk dapat sembuhkan keterawangannya untuk dapat mendukung serta memberikan pengalaman yang melebihi kesibukan kepada para penumpang. Apakah PT KAI 6 akan mengganti Bengawan solo dengan lagu lain? Apakah saat ini penumpang mengalami kesulitan di Stasiun Solo Balapan? Sehingga dapat menambah identitas atau pengalaman penumpang di PT KAI Daerah Operasi 6 sebagai tempat transit penumpang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan