Wali Kota Barcelona, Jaume Collboni, dihalangi untuk memasuki wilayah Israel. Insiden ini terjadi sebelum perjalanan yang diperencanakan sebelumnya, akibat keputusan pemerintah Barcelona untuk memutus hubungan dengan Israel sehubungan dengan konflik yang berkepanjangan di Jalur Gaza.
Kementerian Dalam Negeri Israel, menurut laporan dari koran Yedioth Ahronoth dan Anadolu Agency, mengumumkan keputusan tersebut pada Senin (25/8/2025). Wali Kota Barcelona semestinya tiba di Israel pada Jumat (29/8) malam.
“Keputusan ini diambil setelah pernyataan-terkini Wali Kota yang kritis terhadap Israel, serta resolusi dewan kota pada Mei lalu untuk memutus ikatan dengan negara Yahudi,” demikian laporan Yedioth Ahronoth.
Langkah dewan kota Barcelona itu merupakan tanggapan atas aksi militer Israel yang menimbulkan korban warga sipil di Jalur Gaza. Langkah ini juga dilakukan setahun setelah Spanyol secara resmi mengakui negara Palestina pada Mei 2024.
Sumber media lainnya, Channel 12, memberitakan bahwa Collboni berencana mengunjungi Museum Yad Vashem di Yerusalem Timur dan bertemu dengan pejabat Otoritas Palestina. Terakhir ini, Israel sering melarang masuk berbagai pejabat dan aktivis Barat yang mendukung Palestina dan mengkritik operasi militer di Gaza.
Perang di Gaza telah berkecamuk sejak Oktober 2023, dimulai setelah serangan Hamas yang fatal terhadap Israel. Sebagai balasan, militer Israel terus menyerang berbagai daerah di Gaza dengan alasan menghancurkan Hamas yang menguasai wilayah Palestina tersebut.
Kementerian Kesehatan Gaza, yang dikuasai Hamas, melaporkan bahwa sedikitnya 62.686 warga Palestina, sebagian besar sipil, menjadi korban serangan Israel. Minggu lalu, PBB secara resmi mengumumkan bencana kelaparan di Gaza, dengan data ketahanan pangan yang menyatakan lebih dari 500.000 orang mengalami “bencana besar” kelaparan.
Israel menolak pengumuman tersebut dan menuduh PBB menggunakan data yang salah yang didasarkan pada “kebohongan Hamas”. Tindakan ini mengungkap krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza, mempersulit upaya internacional untuk mencari solusi damai.
Dengan semakin memanasnya konflik, dunia terus memantau perkembangan situasi di Gaza. Krisis kelaparan dan kekerasan yang terus berlanjut menunjukkan betapa pentingnya peran diplomasi dalam mencari jalan keluar dari perang yang sudah menelan ribuan nyawa. Saat ini, pertanyaan yang mengapung adalah, apakah komunitas internasional akan berhasil menggagas solusi yang dapat mendatangkan perdamaian yang berkelanjutan?
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.