Istana Sebut Ada Orang Danantara di Badan Otorita Pantura

dimas

By dimas

Presiden Prabowo Subianto telah mengesahkan pendirian Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, dengan Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan. Dalam struktur organisasi ini, terdapat dua Wakil Kepala, yaitu Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro.

Menurut Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara, dalam tim ini juga terlibat perwakilan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Alasan adanya perwakilan ini karena pengelolaan, perencanaan, dan pembangunan pantai Utara Jawa akan melibatkan investasi, sehingga kehadiran Danantara diperlukan.

Selain itu, ada juga wakil dari Kementerian Dalam Negeri sebagai perwakilan pemerintah, karena proyek ini memengaruhi enam provinsi di Pulau Jawa, meskipun jumlah tersebut belum ditentukan dengan pasti.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 76 P tahun 2025, dan diikuti dengan pembacaan sumpah oleh Prabowo dan para pejabat yang dilantik. Tambahan informasi, catatan Thecuy.com menunjukkan bahwa Darwin Trisna Djajawina tidak tercatat dalam daftar jajaran Danantara.

Darwin Trisna Djajawinata memiliki pengalaman panjang di BUMN Kementerian Keuangan sejak 2012 hingga 2024. Ia juga berkarier di PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan kini menjabat sebagai Komisaris PT Cimanggis Cibitung Tollways. Selain itu, ia terlibat di PricewaterhouseCoopers (PwC), sebuah firma jasa profesional global.

Suhajar Diantoro, sisi lain, berasal dari Kementerian Dalam Negeri. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kemendagri, dan sejak April 2024, ia menjadi Wakil Rektor IPDN Bidang Hukum, Kerjasama, dan Kepegawaian.

Prabowo telah official menyatakan Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, dengan dukungan dari Wakil Kepala Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro. Pendirian badan ini menandakan langkah serius pemerintah dalam mengelola kawasan pantai Utara Jawa, yang melibatkan investasi dan koordinasi antar provinsi. Kehadiran perwakilan dari Danantara dan Kementerian Dalam Negeri menunjukkan komitmen untuk pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Inisiatif ini juga membuka peluang kerjasama sektor swasta dan pemerintah dalam proyek infrastruktur besar.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan