Di Sumenep, Jawa Timur, situasi penyakit campak telah mencapai tahap Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah melaporkan 17 kasus kematian. Sejak saat itu, daerah tersebut juga menyaksikan 2.035 kasus yang masih dalam tanda tanya, tersebar di 26 kecamatan berbeda.
Menurut Aji Mulawarman, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan RI, sebagian besar korban yang tak selamat tidak pernah mendapat imunisasi campak atau vaksinasi lainnya. Data menunjukkan bahwa mayoritas kematian ini melibatkan balita.
Aji Mulawarman menjelaskan, “Dari korban yang meninggal, sebagian besar tidak memiliki riwayat imunisasi campak atau jenis lainnya,” ketika dihubungi Thecuy.com, Senin (25/8/2025).
Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus morbillivirus. Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa yang tidak pernah divaksin atau belum pernah terkena campak juga rentan.
Berdasarkan laporan WHO tahun 2023, sekitar 14,5 juta anak di seluruh dunia tidak mendapatkan imunisasi dasar (zero dose), dengan Indonesia menjadi negara keenam tertinggi, yakni 1.356.367 anak tak mendapatkan imunisasi pada periode 2019-2023.
Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 mengungkapkan beberapa alasan mengapa anak tak diimunisasi: 47 persen karena keluarga tidak memperbolehkannya, 45 persen karena khawatir akan efek samping, 23 persen tidak mengetahui jadwal imunisasi, dan 22 persen menganggap imunisasi tidak penting.
Gejala campak biasanya muncul 10-14 hari setelah terinfeksi. Beberapa tanda yang umum adalah demam hingga 40°C, batuk kering, konjungtivitis (mata merah), pilek, ruam yang mulai dari wajah dan telinga kemudian menyebar ke seluruh tubuh, serta bintik Koplik, yaitu bintik-bintik kecil berwarna putih di dalam mulut, khususnya di dalam pipi.
Campak tetap menjadi tantangan kesehatan yang serius, terutama di daerah dengan tingkat imunisasi rendah. Pengetahuan yang terbatas tentang jadwal imunisasi dan kepercayaan yang tidak tepat tentang efek samping vaksin menjadi penyebab utama penolakan imunisasi. Pelatihan dan kampanye informasi lebih intensif diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi. Dengan demikian, tingkat penyakit campak dapat dikurangi dan bahan bakunya untuk pembentukan kesadaran kolektif terhadap kesehatan masyarakat.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah penulis di thecuy.com, sebuah website yang berfokus membagikan tips keuangan, investasi, dan cara mengelola uang dengan bijak, khususnya untuk pemula yang ingin belajar dari nol.
Melalui thecuy.com, saya ingin membantu pembaca memahami dunia finansial tanpa ribet, dengan bahasa yang sederhana.