Cara Menangkap Sinyal dan Daftar Frekuensi TV Digital di Area Jabodetabek

Rakha

By Rakha

Pemerintah telah menghentikan siaran TV analog sejak bulan November 2022, dan saat ini semua siaran di televisi telah beralih ke format digital. Kehadiran TV digital memberikan pengalaman menonton yang lebih menyenangkan bagi masyarakat, karena kualitas gambarnya menjadi lebih terang dan jelas.

Untuk detikers yang ingin menonton siaran TV digital, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Antara lain, memastikan adanya pesawat televisi, antena UHF, dan set top box (STB) untuk membantu TV tabung maupun TV LED dalam menangkap sinyal TV digital. Setelah semua perangkat telah siap, langkah selanjutnya adalah mengecek apakah di daerah kamu sudah tersedia sinyal TV digital.

Bagaimana cara menangkap sinyal TV digital? Dan apa saja daftar frekuensi TV digital yang tersedia? Yuk, simak penjelasan berikut.

Frekuensi TV Digital di Jabodetabek
Setiap daerah memiliki frekuensi TV digital yang berbeda. Untuk wilayah Jabodetabek, berikut daftar frekuensinya:

  1. 498 MHz: Di frekuensi ini, stasiun TV yang tersedia meliputi SCTV, Kompas TV, Indosiar, Mentari TV, dan O Channel.
  2. 530 MHz: Beberapa stasiun TV yang terdaftar di frekuensi ini adalah RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews.
  3. 554 MHz: Stasiun TV yang dapat ditangkap di frekuensi ini antara lain Metro TV, MyTV, JPNN, BBSTV, UGTV, Smile TV, dan Magna TV.
  4. 578 MHz: Di frekuensi ini, stasiun TV yang tersedia adalah TVONE, JakTV, ANTV, dan SportOne.
  5. 626 MHz: Frekuensi ini menawarkan stasiun TV seperti TransTV, Trans7, CNN, dan CNBC.
  6. 650 MHz: Frekuensi terakhir ini meliputi TVRI, TVRI Sport, TVRI World, TVRI Jakarta, nusantaraTV (ntv), Inspira, Net TV, Radar TV, Elshinta TV, DAAI TV, dan tMU.

Cara Cek Ketersediaan Sinyal TV Digital
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah meluncurkan aplikasi Sinyal TV digital yang dapat diunduh di Play Store dan App Store. Aplikasi ini membantu masyarakat dalam mengecek ketersediaan sinyal TV digital di wilayah tertentu. Selain itu, aplikasi ini juga memberikan informasi tentang kualitas sinyal, apakah kuat, sedang, atau lemah.

Peta di dalam aplikasi menggunakan warna untuk menunjukkan kekuatan sinyal. Warna merah menunjukkan sinyal kuat, hijau dan kuning menandakan sinyal sedang, sedangkan putih dan biru menunjukkan sinyal lemah. Berikut cara menyimak sinyal TV digital lewat HP:

  1. Unduh aplikasi Sinyal TV digital di Google Play Store.
  2. Buka aplikasi dan izinkan akses lokasi.
  3. Tampilan aplikasi akan berubah sesuai lokasi kamu.
  4. Klik ikon layer atau kotak bertumpuk di kanan atas, dekat ikon zoom in dan zoom out.
  5. Perhatikan warna yang muncul pada peta. Sinyal terkuat ditandai dengan warna merah, sedangkan sinyal lemah berwarna putih.

Langkah-langkah Menangkap Sinyal TV Digital
Setelah mengetahui ketersediaan sinyal TV digital di lokasi kamu, langkah selanjutnya adalah menangkap sinyal tersebut. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Gunakan antena UHF, baik jenis outdoor maupun indoor.
  2. Sesuaikan posisi antena dengan lokasi pemancar multipleksing.
  3. Pastikan TV telah dilengkapi penerima siaran TV digital DVB-T2.
  4. Pastikan kabel antara antena dan TV tersambung dengan baik.
  5. Setelah perangkat TV tersambung, pilih menu pengaturan untuk melakukan pencarian sinyal siaran TV digital. Pilih opsi DTV.
  6. Pilih ‘Auto Scan’ untuk memindai program-program siaran TV digital.
  7. Tunggu sampai proses pemindaan selesai.

Dengan memahami daftar frekuensi dan cara menangkap sinyal TV digital, detikers pasti dapat menikmati tayangan favorit dengan kualitas yang lebih baik. Jangan lupa selalu memeriksa ketersediaan sinyal di daerah kamu agar pengalaman menonton menjadi lebih maksimal.

Baca Seputar Tutorial lainnya di Seputar Tutorial Page

Tinggalkan Balasan