Pembentukan Desa Sindangmulya di Kota Banjar Resmi Diterima, Bergabung ke Musrenbang Desa Kujangsari September 2025

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Desa Kujangsari di Kecamatan Langensari, Kota Banjar, telah menerima resmi sebuah usulan dari Komite Pembentukan Desa Sindangmulya. Peristiwa penyerahan surat resmi tersebut terjadi pada tanggal 14 Agustus 2025 di kantor desa tersebut.

Melalui langkah ini, usulan pembentukan Desa Sindangmulya di Kota Banjar akan dipertimbangkan dalam Musyawarah Perencanaan Desa Kujangsari, yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan September 2025.

Kepala Desa Kujangsari, Mujahid, menjelaskan bahwa usulan tersebut telah memenuhi semua prosedur yang diatur dalam Permendagri Nomor 1 Tahun 2017 tentang penataan desa. Meskipun usulan pemekaran Desa Kujangsari sudah diterima, langkah berikutnya akan melalui musyawarah perencanaan tingkat desa sebelum dipindahkan ke tahap kota.

Mujahid juga mengungkapkan rencananya untuk memproses usulan tersebut pada bulan September 2025.

Dalam wawancara sebelumnya, Ketua Komite Pembentukan Desa Sindangmulya, Titing Sabana, menjelaskan bahwa mereka telah menyelesaikan pembuatan surat usulan pemekaran setelah mengikuti sosialisasi terkait peraturan pemerintah. Proses pengusulan berjalan dengan lancar, dengan dukungan penuh dari masyarakat karena diyakini akan bertujuan untuk kepentingan bersama.

Menurut Titing Sabana, semua persyaratan yang diatur dalam peraturan telah dipenuhi. Selain itu, dia juga menyatakan kesediaan untuk menyambut penilaian yang akan dilakukan oleh tim terkait pembentukan desa baru tersebut.

Pemekaran desa seringkali menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan wilayah. Studi kasus di daerah lain menunjukkan bahwa pembentukan desa baru dapat meningkatkan kinerja pemerintahan lokal dan memperkuat partisipasi masyarakat. Infografis yang menampilkan perbandingan wilayah sebelum dan sesudah pemekaran Desa Sindangmulya bisa membantu visualisasi dampak yang akan ditimbulkan.

Inisiatif seperti ini membuktikan betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merencanakan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan demokrasi partisipatif dan prosedur yang jelas, setiap langkah pembangunan dapat menuju pada hasil yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan